Liputan6.com, Jakarta - Ada rekayasa lalu lintas yang berlangsung di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, KCIC mengimbau masyarakat yang akan memakai layanan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim untuk memperhatikan waktu perjalanan.
Proyek perbaikan saluran air yang dikerjakan sejak September 2025 dan berdampak pada penyempitan serta potensi kemacetan di sejumlah ruas terutama Jalan DI Panjaitan, Otista, MT Haryono, dan jalur penghubung dari arah Cawang dan Kalimalang menuju Stasiun Halim.
Advertisement
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengimbau kepada para penumpang untuk merencanakan waktu keberangkatan agar penumpang tidak tertinggal jadwal kereta.
"Kami mendorong penumpang untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat kemacetan di sekitar Jalan DI Panjaitan. Pilihan terbaik adalah menggunakan moda alternatif seperti LRT Jabodebek adapun jika menggunakan kendaraan pribadi bisa menggunakan akses tol langsung ke Stasiun Halim, atau berangkat lebih awal agar tiba di stasiun dengan waktu yang cukup sebelum keberangkatan,” kata Eva seperti dikutip dari laman KCIC, Jumat (19/9/2025).
3 Solusi
Untuk mendukung kelancaran perjalanan menuju Stasiun Halim selama masa rekayasa lalu lintas, KCIC merekomendasikan tiga solusi utama berikut:
1.Menggunakan LRT Jabodebek Bekasi Line
Gunakan LRT Bekasi Line rute Dukuh Atas – Jatimulya dan turun di Stasiun LRT Halim
LRT tujuan Halim mulai beroperasi pukul 06.16 WIB dari Stasiun Dukuh Atas, dengan headway hingga 11 menit pada jam sibuk
Stasiun LRT Halim terhubung langsung dengan Stasiun Whoosh Halim melalui skybridge
Waktu tempuh dari Dukuh Atas ke Halim adalah 29 menit, menjadikannya opsi tercepat tanpa terdampak kemacetan di Jalan DI Panjaitan.
2. Masuk melalui akses tol Japek GT Halim 3 (KM 1+842)
2. Masuk melalui akses tol Japek GT Halim 3 (KM 1+842)
- Penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi dapat memanfaatkan Gerbang Tol (GT) Halim 3 KM 1+842 Ruas Tol Jakarta–Cikampek
- Akses ini langsung terhubung dengan area Stasiun KCIC Halim sisi timur.
- Akses ini beroperasi pukul 06.00 hingga 22.00 WIB dengan tarif Rp 5.500.
3. Rencanakan perjalanan lebih awal, terutama saat jam sibuk
Disarankan untuk tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi kepadatan atau hambatan di perjalanan.Gunakan aplikasi peta digital atau info lalu lintas terkini sebagai panduan waktu tempuh.
Pesan tiket secara online menyesuaikan estimasi jam perjalanan menuju stasiun. "Kereta Cepat Whoosh berjalan tepat waktu dan tidak menunggu penumpang. Karena itu, perencanaan perjalanan menjadi hal yang sangat penting, khususnya saat situasi lalu lintas tidak dapat diprediksi,” ujar Eva.