Dedi Mulyadi Minta Kepala Daerah Tak Bepergian ke Luar Negeri: Fokus Urus Wilayah Masing-Masing

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan semua kepala daerah fokus membangun dan memperbaiki wilayahnya daripada melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan negeri.

oleh Arya PrakasaDiperbarui 16 September 2025, 14:30 WIB
Dedi Mulyadi (Liputan6.com/Humas Pemprov Jabar)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan semua kepala daerah fokus membangun dan memperbaiki wilayahnya daripada melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan negeri. Namun, dia akan memberikan izin apabila perjalanan itu bersifat darurat.

Dedi mengatakan, seluruh perjalanan dinas Kepala daerah di Jawa Barat harus tetap bersurat ke Pemerintah Provinsi, termasuk untuk ke luar negeri yang sifatnya urgent dan lainnya. Belum lama ini Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail meminta izin ke luar negeri karena kebutuhan mendesak.

"Keluar negeri selama ini selalu berizin. Selalu berizin. Kemudian kalau ada kegiatan-kegiatan selalu minta izin ke saya. Kemarin juga kan Kepala daerah Kabupaten Bandung Barat, bupatinya mau nengok ibunya di Singapura. Ya saya izinkan," kata Dedi di Sabuga, Kota Bandung, Selasa (16/9/2025).

Polemik Wali Kota Bandung

Saat disinggung mengenai Wali Kota Bandung, Farhan yang dikabarkan akan melakukan perjalanan ke luar negeri, Dedi memastikan belum mendapatkan surat izin. Namun, dia pun akan mempertimbangkan apabila hal itu bersifat darurat.

"Saya belum terima surat permohonan izinnya sampai hari ini. Tapi sebaiknya tidak bepergerian ke luar negeri kalau tidak urgent banget. Kalau ngomong urgent, saya bener-bener merasa lebih urgent," kata dia.

Fokus Urus Daerah Masing-Masing

Dedi meminta kepala daerah dapat fokus memperbaiki wilayahnya terlebih dahulu dibandingkan melakukan perjalanan dinas. Dia menekankan agar kepala daerah memperbaikin infrastrukur dan mengurusi sampah.

"Kita fokus saja apa sih yang menjadi kebutuhan dasar kita hari ini. Kita ini kan sampah, masih belum terurus, jalan masih belum selesai pada bolong. Kan itu harus menjadi orientasi untuk dibenahi," kata dia.

Dedi mengaku telah mengajak seluruh kepala daerah agar tetap membenahi dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Dia berharap apa yang dikeluhkan masyarakat bisa segera teratasi oleh para pimpinan daerah.

"Saya ngajak para semua kapal daerah fokus saja mengurus daerahnya masing-masing," kata Dedi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya