Kondisi Sudah Membaik, 3 Korban Luka Kecelakaan Bus di Bromo Dipulangkan dari RSBS Jember

Pihak Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember mengungkap kondisi terkini puluhan korban luka akibat kecelakaan maut bus di jalur Gunung Bromo pada Minggu (14/09/2025).

oleh Tim RegionalDiterbitkan 16 September 2025, 09:27 WIB
Kecelakaan Maut Bus di Lereng Gunung Bromo (Antaranews)

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember mengungkap kondisi terkini puluhan korban luka akibat kecelakaan maut bus di jalur Gunung Bromo pada Minggu 14 Agustus 2025. Dari 21 pasien yang dirawat di RSBS, tiga di antaranya telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan perawatan secara rawat jalan.

"Tiga korban yang diperbolehkan pulang yakni Dwi Puji Lestari, Titik Irma, dan Diana Azizah, kondisinya sudah membaik dan semuanya merupakan perawat RSBS," kata Pemilik RSBS Jember dr Faida dalam keterangannya di Kabupaten Jember, dikutip dari Antara, Selasa (16/9/2025).

Ia mengatakan sebanyak 21 korban yang merupakan karyawan RSBS dan keluarganya yang mengalami luka berat hingga sedang akibat kecelakaan di jalur Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo menjalani rawat inap di RSBS untuk mendapatkan penanganan intensif.

Menurut dia, satu korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh. Saleh Kota Probolinggo atas nama Betty juga sudah dibawa ke RSBS pada Senin (15/9) malam.

Penjemputan korban tersebut menggunakan kendaraan dari RS Al Huda dengan pendamping satu dokter dan dua perawat disertai sejumlah peralatan medis dan obat-obatan seperti patient monitor, defibrilator, ventilator portabel, syringe pump, dan emergency box.

"Kendaraan tersebut juga sudah memenuhi standar pelayanan emergency on transport (ACLS) dan berkoordinasi dengan dr. Sp Anestesi RSBS," katanya.

Kondisi Hamil

Ia menjelaskan kondisi korban Betty kritis dan sedang hamil tiga bulan, sehingga pihaknya berharap ibu dan bayinya selamat.

Dari 21 korban kecelakaan yang mengalami cedera sedang hingga berat, delapan orang di antaranya harus menjalani operasi patah tulang dan satu orang menjalani operasi bedah saraf karena menderita cedera kepala berat.

Sebelumnya, kecelakaan maut Bus Hino IND'S 88 Nopol P-7221-UG yang membawa rombongan keluarga karyawan RSBS Jember dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi sebanyak 53 orang turun dari Gunung Bromo.

Alami Gagal Fungsi Rem

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, kendaraan mengalami gagal fungsi rem. Kejadian terjadi saat kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.

Akibatnya, kendaraan tersebut bergerak ke kanan, menabrak pembatas jalan sebelah kanan, kemudian menghantam sepeda motor dengan Nomor Polisi N-2856-OE. Insiden ini menewaskan delapan orang di lokasi kejadian.

Infografis: Ayo cari tahu syarat dan prosedur untuk pengajuan santunan kecelakaan dari Jasa Raharja, ternyata mudah!

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya