Bau Tak Wajar di Sungai Jadi Petunjuk, Tim SAR Denpasar Akhirnya Temukan Korban Banjir ke-18

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban banjir ke-18 pada hari keenam pencarian. Satu jenazah tersebut berhasil dievakuasi dari aliran sungai Dam Tirta Gangga, Jalan Kertanegara, Denpasar, Senin (15/09/2025).

oleh Destarita RahmawatiDiperbarui 15 September 2025, 20:37 WIB
Penemuan jenazah korban banjir ke-18 di Denpasar

Liputan6.com, Jakarta Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban banjir ke-18 pada hari keenam pencarian. Satu jenazah tersebut berhasil dievakuasi dari aliran sungai Dam Tirta Gangga, Jalan Kertanegara, Denpasar, Senin (15/09/2025).

Penemuan jenazah ini diawali atas kecurigaan warga setempat yang mencium bau tidak wajar sejak pagi hari.

Setelah ditelusuri di Gang Batu Medapit, terlihat sebagian tubuh yang tersangkut di antara tumpukan sampah.

Penemuan itu dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekira pukul 08.55 WITA. Tim SAR yang tengah melakukan penyisiran di Ubung dan Pasar Kumbasari segera menuju lokasi.

Sekitar pukul 09.50 WITA, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Provinsi Bali. Kondisi jenasah diketahui sudah membusuk, tanpa busana, dan berjenis kelamin laki-laki.

Pihak keluarga yang berada di lokasi menduga korban adalah Amin Suwandi, salah satu warga yang hilang saat banjir besar 10 September lalu.

Dugaan tersebut akhirnya terkonfirmasi setelah tim Biddokkes Polda Bali menyatakan secara lisan pada pukul 17.08 Wita bahwa jenazah tersebut benar atas nama Amin Suwandi.

Sementara itu, Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian korban lain di tiga titik, yaitu Bendungan Tukad Badung hingga kawasan mangrove Batu Lumbang, aliran sungai Pasar Kumbasari, serta seputaran Mengwitani.

“Pagi hari tadi tim SAR yang berada di Mengwitani memulai pergerakan dengan membaginya menjadi 3 SRU,” kata I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Tim menyisir sungai dari lokasi rumah yang longsor hingga ke arah selatan, namun hingga pukul 12.00 WITA belum ada hasil.

Ia menambahkan, alat berat dari Dinas PU juga diturunkan untuk membersihkan tumpukan sampah besar yang menyulitkan pencarian.

Bahkan, sempat diterima informasi adanya penemuan jenazah di Perairan Cemanggi pada pukul 10.55 WITA. Namun setelah SRU 1 melakukan pengecekan, hasilnya nihil.

Karena pintu air di Bendungan Tukad Badung dibuka, tim tidak bisa menurunkan rubber boat akibat banyaknya sampah yang berisiko merusak perahu. Pencarian di bendungan pun dibagi ke arah utara dan selatan.

Selain itu, SRU lain juga melakukan penyisiran di kawasan mangrove Batu Lumbang dengan 6 kano yang melibatkan 12 personel.

“Sore harinya kami juga terima laporan ada kecurigaan dari bau menyengat di daerah Taman Pancing, setelah kami cek sampai dengan petang, tidak ditemukan adanya korban,” ujarnya.

Hingga saat ini total korban meninggal dunia dalam musibah banjir di Bali tercatat 18 orang dan 4 orang masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian korban banjir pada esok hari.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya