Liputan6.com, Jakarta - Untuk pertama kalinya dalam sejarah 103 tahun penyelenggaraan, Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Jalan Raya UCI (UCI Road World Championships) akan digelar di benua Afrika.
Rwanda dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini pada 21–28 September 2025, dengan ibu kota Kigali siap menjadi pusat perhatian dunia olahraga internasional.
Advertisement
Dengan mengusung tema "Riding New Heights", kejuaraan ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi perayaan transformasi Rwanda sekaligus bukti kuatnya budaya bersepeda di negeri yang dijuluki Land of a Thousand Hills (Negeri Seribu Bukit).
Lintasan ikonik Rwanda—mulai dari jalanan perkotaan Kigali hingga perbukitan khas Afrika Timur—akan menjadi saksi persaingan pesepeda terbaik dunia, sekaligus memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Afrika kepada dunia.
Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, mengundang pesepeda internasional maupun wisatawan mancanegara untuk hadir dan merasakan langsung pengalaman unik di negaranya, demikian disebutkan dalam rilis yang diterima Liputan6.com pada Jumat (12/9/2025) dari Kedubes Rwanda di Jakarta.
"Saya mengundang semua orang, baik pesepeda maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam seribu bukit di Rwanda, untuk datang dan menyaksikan Road World Championship 2025 di Kigali," ujar Dubes Abdul Karim dalam keterangan resmi Kedubes Rwanda di Jakarta.
Sepeda Sebagai Simbol Kebangkitan Rwanda
Bagi Rwanda, sepeda memiliki arti yang mendalam. Selain menjadi sarana transportasi sehari-hari, sepeda juga melambangkan kebangkitan olahraga nasional dan semangat pembangunan negara.
Pemerintah berharap ajang ini dapat mendorong pengembangan olahraga, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan sektor pariwisata dan investasi, serta meninggalkan warisan inspiratif bagi generasi mendatang.
Tentang UCI
Union Cycliste Internationale (UCI), badan pengatur balap sepeda dunia yang berdiri sejak 1900, menaungi 197 federasi nasional, lebih dari 1.500 pesepeda profesional, serta lebih dari dua miliar pengguna sepeda global.
UCI mengelola delapan disiplin olahraga sepeda, yakni road, track, mountain bike, BMX Racing, BMX Freestyle, cyclo-cross, trials, dan indoor cycling. Lima di antaranya termasuk cabang olahraga Olimpiade: road, track, mountain bike, BMX Racing, dan BMX Freestyle.
Kigali 2025 UCI Road World Championships dipandang sebagai tonggak sejarah baru: pertama kalinya Afrika menjadi tuan rumah ajang balap sepeda dunia, dan Rwanda mengundang dunia untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut di jantung Afrika.