Liputan6.com, Jakarta Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali sejak Rabu (10/09/2025), menelan korban jiwa dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menetapkan status darurat bencana alam selama sepekan, guna mempercepat proses evakuasi dan penyaluran bantuan.
Advertisement
Berdasarkan data sementara dari Polda Bali, hingga Kamis (11/09/2025), sejumlah korban yang meninggal telah teridentifikasi.
Di Kota Denpasar, korban meninggal yang teridentifikasi adalah Nadira (48), Ni Wayan Lenyod, Rio Saputra (20). Sementara satu orang perempuan belum teridentifikasi.
Kabupaten Gianyar, Ni Made Latif (70) dan Ni Made Rupet (87). Kabupaten Jembrana adalah Komang Oka Sudiastawa (34) dan Nita Ulama (23). Sedangkan di Kabupaten Badung adalah Endang Cafyaning Ayu (42).
Selain itu, puluhan warga yang rumahnya terendam terpaksa mengungsi ke sejumlah titik penampungan.
Di Denpasar Timur, sebanyak 52 orang mengungsi di Banjar Tohpati, Kesiman Kertalangu, sementara 22 orang lainnya berada di Sasana Tarung Drajat, Jalan Pucuk No 2, Kesambi, Kesiman Kertalangu.
Sedangkan di Denpasar Barat, 13 orang ditempatkan di SD 25 Pemecutan Kaja.
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, pemerintah tengah menghitung kerugian pedagang Pasar Badung dan Pasar Kumbasari yang kios serta rukonya terendam banjir.
"Kerugian sedang dihitung," ungkap Koster di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Kamis (11/09/2025).
Dia menambahkan, sekira 474 kios, toko dan ruko terdampak banjir, dengan kerugian terbesar menimpa pedagang karena peralatan hingga dagangan hanyut terbawa arus.
Pemerintah pusat dan daerah disebut akan membagi peran dalam penanganan pascabanjir, mulai dari perbaikan infrastruktur melalui APBN hingga ganti rugi pedagang yang ditangani Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar.
Koster juga menegaskan, dana bantuan siap direalisasikan melalui pos Belanja Tak Terduga (BTT) baik dari APBD Provinsi maupun Kota Denpasar setelah status tanggap darurat resmi ditetapkan.