IHSG Akhirnya Dibuka Menguat Setelah Anjlok Usai Pergantian Menkeu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka menguat 53,81 poin atau 0,71 persen ke posisi 7.682,42.

oleh Septian DenyDiperbarui 10 September 2025, 09:23 WIB
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka menguat 53,81 poin atau 0,71 persen ke posisi 7.682,42.

Dikutip dari Antara, Rabu (10/9/2025), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,07 poin atau 0,53 persen ke posisi 774,00.

Prediksi IHSG Hari Ini 10 September 2025

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Rabu, (10/9/2025). Level IHSG hari ini di atas 7.700 menjadi perhatian.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 1,78% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 4,32 triliun pada perdagangan saham Selasa, 9 September 2025.

Saham-saham yang banyak dijual oleh investor asing antara lain saham BBCA, BMRI, BBRI, BBNI dan ANTM.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi sedikit rebound ke 7.650-7.700.

"Tapi hati-hati karena sepanjang belum break kembali di atas 7.700, IHSG masih rentan koreksi,” kata Fanny.

Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support 7.500-7.580 dan level resistance 7.650-7.700.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, IHSG berpotensi menguat terbatas tanpa katalis baru.

Ia mengatakan, IHSG berada di zona jenuh jual dengan potensi rebound jika bertahan di atas 7.621. Tasrul menilai,  level 7.561 menjadi critical level yang harus dijaga. Jika rebound terjadi, indeks bisa menguji resistance di 7.731 hingga 7.782.

“Trader disarankan waspada terhadap false rebound, sementara investor menunggu konfirmasi reversal lebih kuat,” kata dia.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT WIR Asia Tbk (WIRG), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP).

 

Rekomendasi Saham

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Trading Idea hari ini: MEDC, ENRG, CDIA, WIRG, EMTK, dan INKP

  • MEDC Spec Buy dengan area beli di 1200-1220, cutloss di bawah 1190. Target dekat di 1250-1280.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 590-600, cutloss di bawah 580. Target dekat di 615-640.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1300-1320, cutloss di bawah 1290. Target dekat di 1370-1400.
  • WIRG Spec Buy dengan area beli di 162-169, cutloss di bawah 160. Target dekat di 176-183.
  • EMTK Spec Buy dengan area beli di 1210-1240, cutloss di bawah 1200. Target dekat di 1270-1330.
  • INKP Spec Buy dengan area beli di 7600, cutloss di bawah 7525. Target dekat di 7750-7900.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 9 September 2025

Suasana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11/2015). Pelemahan indeks BEI ini seiring dengan melemahnya laju bursa saham di kawasan Asia serta laporan kinerja emiten triwulan III yang melambat. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah pada perdagangan saham Selasa (9/9/2025). Koreksi IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham memerah dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup anjlok 1,78% ke posisi 7.628,60. Indeks LQ45 terpangkas 1,74% ke posisi 769,92. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.791,33 dan level terendah 7.619,71. Sebanyak 465 saham memerah sehingga menekan IHSG. 222 saham menguat dan 118 saham diam di tempat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya