Liputan6.com, Jakarta Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) tengah melakukan investigasi internal, terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki BBM dengan nomor polisi B 9194 TFV milik mitra angkutan Koperasi Gatra Migas di wilayah turunan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jumat (05/09/2025).
"Investigasi internal dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden," kata Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com.
Advertisement
Truk tangki Pertamina sudah berhasil dievakusi oleh petugas lalu lintas. Susanto memastikan kedua awak truk tangki tersebut dalam kondisi sehat dan fit untuk bekerja sebelum keberangkatan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga saat ini.
"Pertamina Patra Niaga Regional JBB telah melakukan koordinasi cepat dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan, serta tim internal untuk melakukan pengamanan lokasi kejadian, mengevakuasi kendaraan dari badan jalan untuk menghindari gangguan lalu lintas," pungkasnya.
Kronologi Kecelakaan
Sebelumnya, Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya mengungkapkan, kejadian bermula truk tangki BBM yang kemudikan DA melaju dari Leuwiliang mengarah Jasinga sekitar pukul 09.10 WIB.
Setibanya di lokasi kejadian tepatnya turunan Gardu Cilame, Kecamatan Cigudeg, truk tangki dengan nomor polisi B 9194 TFV ini diduga mengalami gagal fungsi pengereman. Kemudian menabrak kendaraan pikap dengan nomor polisi F8935 GJ.
"Truk BBM menabrak mobil pikap yang hendak keluar dari gang sebelah kiri dari arah Cigudeg menuju ke Leuwiliang," terangnya.
Selanjutnya, truk Pertamina tersebut bergerak ke kanan menabrak bagian depan kendaraan tronton dengan nomor polisi F9075 QB yang melaju dari arah berlawanan.
Tidak sampai di situ, truk tangki itu terus melaju hingga kembali menabrak bagian belakang mobil boks dengan nomor polisi B 8692 FN, yang sedang melaju searah.
"Mobil boks sampai terguling lalu mengenai kendaraan Daihatsu Sigra nopol F 1270 JV serta beberapa sepeda motor," ujarnya.
Kemudian, truk Pertamina baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan yang berada di sisi kiri.
"Dari enam kendaraan yang terlibat kecelakaan, 3 kendaraan diseruduk truk tangki. Sedangkan korban luka, 5 luka ringan dan 1 orang luka berat," ucap Ferdhyan.
Warga setempat, Amor menyebutkan kendaraan yang terlibat kecelakaan meliputi truk tangki Pertamina, mobil pikap, mobil boks, serta truk tronton. Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua yang tengah terparkir maupun melintas di lokasi turut menjadi korban.
Awalnya, truk tangki menghantam mobil pikap yang mengangkut sekam hingga terbalik. Mobil pikap itu terdorong hingga menabrak truk tronton yang melaju dari arah berlawanan.
"Entah ngantuk atau rem blong. Mobil tangki itu hilang kendali lalu menabrak mobil bak terbuka itu," ungkapnya.
Seluruh korban langsung dievakuasi dan sudah mendapat pertolongan medis di Puskesmas dan rumah sakit.