Liputan6.com, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), pengelola kawasan wisata terpadu Taman Impian Jaya Ancol, mengambil langkah proaktif dalam mengelola likuiditas perusahaannya. Perseroan secara resmi mengumumkan telah melakukan pelunasan sebagian kredit modal kerja kepada PT Bank DKI.
"Perseroan telah melakukan pelunasan sebagian Kredit Modal Kerja kepada PT Bank DKI sebesar Rp 50 miliar," jelas Corporate Secretary Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono, dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Minggu (6/9/2025).
Advertisement
Pelunasan utang modal kerja ini tercatat dilakukan pada 4 September 2025. Untuk diketahui, PJAA mencatatkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika eksternal yang menantang sepanjang enam bulan pertama tahun 2025.
Hingga akhir Juni, pendapatan usaha Perseroan tercatat sebesar Rp 495,46 miliar, mengalami penurunan 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 567,95 miliar.
Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh pergeseran pola kunjungan wisatawan dan fluktuasi kondisi ekonomi domestik.
Meskipun demikian, Perseroan tetap mencatatkan laba usaha sebesar Rp 85,80 miliar dan laba bersih Rp 21,47 miliar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Posisi Keuangan
Total aset konsolidasian per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 3,60 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp 1,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp 1,71 triliun.
Struktur permodalan tetap terjaga dengan rasio liabilitas terhadap aset sebesar 52,34%. Adapun saldo kas dan setara kas per 30 Juni 2025 sebesar Rp 235,38 miliar menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mempertahankan likuiditas dan efisiensi pengelolaan operasional.
Sampai dengan Juni 2025, jumlah pengunjung kawasan Ancol tercatat sebanyak 4,93 juta orang, mengalami penurunan sebesar 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini disebabkan oleh pelemahan daya beli masyarakat dan ketidakpastian ekonomi yang mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam mengalokasikan pengeluaran untuk kegiatan rekreasi.
Even Tematik
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, berbagai inovasi atraksi, event tematik, dan strategi promosi dijalankan oleh PJAA. Hal ini menunjukkan daya tarik Ancol sebagai destinasi wisata unggulan.
Mulai dari Ancol Lunar Festival, Magic Eid Lebaran dan Festival Raya Kemenangan, rangkaian acara memeriahkan HUT Jakarta “Wonder of Jakarta”, hingga program libur sekolah.
Periode libur Lebaran, tanggal 31 Maret sampai dengan 13 April 2025, kawasan Ancol telah dikunjungi 567.245 orang.