Desak Pemenuhan Tuntutan 17+8, Mahasiswa Bersama Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Piknik Nasional Rakyat

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 05 September 2025, 19:55 WIB
Desak Pemenuhan Tuntutan 17+8, Mahasiswa Bersama Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Piknik Nasional Rakyat
Mahasiswa bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi bertajuk 'Piknik Nasional Rakyat' di depan gerbang utama gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (5/9/2025). Dalam aksinya, mereka menyerukan pemenuhan 17 tuntutan rakyat dan 8 agenda reformasi nasional (17+8). Untuk diketahui, tuntutan 17+8 merupakan rangkuman atas berbagai desakan yang beredar di media sosial sejak gelombang demonstrasi pada Kamis (28/8/2025). Pemerintah diberi batas waktu hingga hari ini, Jumat 5 September 2025 untuk memenuhi 17 poin tuntutan jangka pendek. Sementara, untuk delapan poin tuntutan lain, pemerintah diberi waktu satu tahun.
Mahasiswa bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi di depan gerbang utama gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (5/9/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Mahasiswa bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi bertajuk 'Piknik Nasional Rakyat' di depan gerbang utama gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (5/9/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Dalam aksinya, mereka menyerukan pemenuhan 17 tuntutan rakyat dan 8 agenda reformasi nasional (17+8). (merdeka.com/Arie Basuki)
Untuk diketahui, tuntutan 17+8 merupakan rangkuman atas berbagai desakan yang beredar di media sosial sejak gelombang demonstrasi pada Kamis (28/8/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Pemerintah diberi batas waktu hingga hari ini, Jumat 5 September 2025 untuk memenuhi 17 poin tuntutan jangka pendek. (merdeka.com/Arie Basuki)
Sementara, untuk delapan poin tuntutan lain, pemerintah diberi waktu satu tahun. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya