Tani Merdeka Tolak Penyampaian Aspirasi dengan Anarkis

Kelompok Tani Merdeka Indonesia siap mendukung segala penyampaian aspirasi publik yang dilakjkan dengan damai dan tidak anarkis.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 02 September 2025, 14:27 WIB
Demo 28 Agustus di Gedung DPR/MPR (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia menolak keras segala bentuk upaya adu domba, pecah belah, dan provokasi yang mencoba memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.

Menurut Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Marcellus Hakeng Jayawibawa pun mempercayakan sepenuhnya pengendalian eskalasi massa kepada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami percaya sepenuhnya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan terus membela masyarakat kecil atau 'wong cilik' dan bahwa setiap kebijakannya akan selalu berpihak kepada rakyat," ujar Hakeng melalui keterangan pers diterima, Selasa (2/9/2025).

Hakeng memastikan, Kelompok Tani Merdeka Indonesia siap mendukung segala penyampaian aspirasi publik yang dilakukan dengan damai dan tidak anarkis.

"Kami mendukung sepenuhnya aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan konstitusional. Namun, kami menolak keras segala bentuk aksi yang disertai dengan kekerasan, anarkisme, dan pengrusakan fasilitas umum," tegas Hakeng.

 

Waspada

Hakeng mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menjadi provokator yang memicu tindakan anarkis di lingkungan masing-masing.

"Jangan sampai persatuan kita terkoyak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," wanti dia.

Hakeng memastikan, DPN Tani Merdeka Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun bangsa.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya