DPR Batal Gelar Rapat Paripurna dalam Rangka HUT

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tepat berusia 80 tahun pada 29 Agustus 2025. Setiap tahunnya, DPR menggelar rapat paripurna rangka hari ulang tahun (HUT).

oleh Delvira HutabaratDiperbarui 02 September 2025, 10:30 WIB
Suasana rapat paripurna ke-15 masa sidang IV tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021). Rapat beragendakan mendengar laporan Baleg DPR terkait penetapan prolegnas RUU Prioritas tahun 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tepat berusia 80 tahun pada 29 Agustus 2025. Setiap tahunnya, DPR menggelar rapat paripurna rangka hari ulang tahun (HUT).

Namun, karena 29 Agustus bertepatan dengan hari Jumat, maka paripurna semula dijadwalkan hari ini, Selasa (2/9/2025).

Namun, berdasarkan agenda resmi DPR, tidak ada agenda paripurna di DPR hari ini, namun ada agenda rapat Komisi.

"Tidak ada agenda," demikian kutipan agenda DPR dikutip Selasa (2/9/2025).

Sebelumnya, berbeda dengan HUT sebelumnya, DPR hari ini tidak menggelar rapat paripurna HUT. Paripurna DPR terkait HUT dijadwalkan digelar pada 2 September 2025.

"Kami sampaikan rapat paripurna berikutnya dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 2 September 2025 dengan agenda pidato Ketua DPR RI dalam rangka hari ulang tahun DPR RI ke-80," kata Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, di Gedung Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).

Menurut Cucun, pada rapat paripurna akan disampaikan hasil kerja DPR sejauh ini, termasuk produk hukum yang sudah diselesaikan DPR mulai Oktober 2024 sampai 2025.

"Dan penyampaian laporan kinerja DPR RI tahun sidang 2024-2025," kata Cucun.

Sebelumnya, di tengah situasi demonstrasi yang mencekam di sekitar Gedung DPR RI, Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) tetap melanjutkan pembahasan.

Konsistensi Panja ini mendapat apresiasi dari Koalisi Sipil untuk UU PPRT yang sejak lama mengawal proses legislasi tersebut.

"Pak Martin, Pak Bob Hasan, Pak Sturman, dan beberapa anggota Panja menunjukkan dedikasi luar biasa dengan tetap produktif membahas draft RUU PPRT di saat banyak aleg tiarap," ujar Lita Anggraini dari Jala PRT, Senin 1 September 2025.

 

Di Tengah Ricuh Demo, Panja DPR Tetap Bahas RUU PPRT

Wakil Ketua Panja RUU PPRT Martin Manurung (Fraksi NasDem) saat menyampaikan pernyataan di Gedung DPR. (Istimewa)

Menurut Lita, meski agenda rapat harus menyesuaikan kondisi, termasuk dilakukan secara daring, semangat Panja tidak surut.

Rapat-rapat tetap berlangsung sebagai bukti kesungguhan DPR RI untuk menuntaskan salah satu RUU yang sudah puluhan tahun diperjuangkan aktivis perempuan, jaringan advokasi pekerja rumah tangga, dan masyarakat sipil.

Wakil Ketua Panja RUU PPRT Martin Manurung (Fraksi NasDem) bersama sejumlah anggota Panja disebut terus memperlihatkan keseriusan agar proses legislasi berjalan.

"Sikap Panja ini membuktikan DPR RI masih mampu mengedepankan kepentingan rakyat, khususnya kelompok rentan seperti pekerja rumah tangga, meski dalam kondisi penuh tekanan," kata Ajeng, pekerja rumah tangga dari SPRT Sapulidi.

Koalisi Sipil menilai konsistensi Panja memberi harapan di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap DPR. Mereka berharap upaya ini berujung pada pengesahan segera UU PPRT sebagai bentuk perlindungan hukum, pemenuhan HAM, serta penghargaan terhadap kerja perawatan (care work) yang menopang kehidupan bangsa.

"RUU PPRT bukan hanya tentang pekerja rumah tangga, tetapi juga tentang masa depan bangsa yang lebih adil, setara, dan berperikemanusiaan," kata Endang Yuliastuti dari Institut Sarinah.

Koalisi Sipil sendiri telah membentuk Tim Feeding yang akan terus memantau proses pembahasan RUU PPRT serta menyiapkan kertas kerja untuk mendukung Panja Baleg.

 

Rapat DPR dan TNI Pagi Ini Bahas Anggaran dan Kerusuhan

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjamin institusinya bakal solid. Maruli cerita pengalamannya pernah menjadi pasukan tempur bersama rekan-rekannya yang kini menjadi petinggi di TNI AD. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan, pembahasan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR pagi ini, beragendakan pembahasan anggaran TNI.

"Bahas anggaran kita," kata Maruli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 1 September 2025.

Meski demikian, Maruli tak menutup kemungkinan rapat juga akan membahas soal situasi nasional yang belakangan memanas.

"Selentingan pertanyaan mungkin saja (bahas)," ungkapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, gelombang unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di sejumlah wilayah berujung kerusuhan. Sejumlah orang tewas dalam kericuhan tersebut.

Maruli mengklaim saat ini kondisi nasional pasca adanya banyak kerusuhan hingga penjarahan, sudah kondusif.

"Sudah (kondusif). Saya pikir sudah nggak ada masalah, mudah-mudahan," kata Maruli.

Menurut Maruli, situasi nasional kini sudah baik dan pengamanan pada Minggu (31/8/2025) juga berjalan lancar.

"Bagus. Kan malam lancar semua," ungkapnya.

Infografis Anggaran Fantastis Pergantian Gorden dan Pengaspalan di DPR. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya