Liputan6.com, Jakarta Mobil satuan lalu lintas Polresta Surakarta dirusak massa saat melintas di tengah demonstran. Peristiwa ini terjadi ketika massa yang sebelumnya memadati Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berhamburan saat polisi menembakkan gas air mata.
Konsentrasi massa lantas terpecah, berhamburan ke jalan. Di waktu bersamaan, mobil Satlantas Polresta Surakarta melintas di Jalan Siliwangi atau ring road utara Yogyakarta.
Advertisement
Mobil tersebut lantas menjadi sasaran. Massa merusak. Beruntung polisi bisa segera lolos dari kerumunan massa.
Sementara itu, sebagian massa lari ke arah perempatan Condong Catur. Bahkan ada yang berkumpul di depan Pakuwon Mall.
2 Mobil Dibakar Massa
Kericuhan di Polda DIY juga menyebabkan dua mobil yang terparkir di halaman Polda terbakar.
Pantauan Liputan6.com di lokasi kejadian, massa juga merusak pagar di pintu timur dan pintu barat Polda. Selain itu, papan nama Polda DIY dirusak dan dicopot.
Meski Polda ditutup sejak pukul 16.00 WIB, massa masih bertahan di depan lobi Mapolda DIY. Mereka sempat diminta untuk menyampaikan aspirasi secara baik-baik. Namun demonstran yang tidak terkendali melempar batu ke arah sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).
Polda DIY Gelap Gulita
Situasi Polda DIY saat ini belum kondusif, Jumat (29/8) pukul 18.43 WIB. Aliran listrik dimatikan. Kondisi gelap gulita. Gedung lantai dasar yang berada di bagian timur terbakar.
Pantauan Liputan6.com, bangunan terbakar bersamaan dengan peristiwa massa membakar dua mobil.
Saat insiden dua mobil terbakar, terdengar juga tiga kali suara ledakan. Belum diketahui pasti sumber suara.
Informasi yang dihimpun, bangunan yang terbakar merupakan gedung humas. Saat ini satu unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Selain itu, massa juga merangsek ke arah barat dengan merusak bangunan sentra pelayananan kepolisian terpadu (SPKT).