Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memastikan operasional KRL Commuter Line sudah kembali normal di lintas Stasiun Tanah Abang - Palmerah. Pasalnya, konsentrasi massa sudah bergeser ke daerah lain.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus menyampaikan mulai pykul 22.06 WIB layanan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung kembali normal. KAI Commuter mengoperasikan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung secara normal dengan perjalanan pertama Commuter Line Rangkasbitung No.1756 tujuan Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dan Commuter Line Rangkasbitung No.1809 tujuan Tanah Abang.
Advertisement
“Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung kini sudah kembali normal dan mulai dari Stasiun Tanah Abang,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus.
Petugas KAI Commuter memastikan jalur KA sudah kembali aman untuk dilalui dengan kecepatan terbatas. Sebelumnya mulai pukul 15.17 WIB perjalanan Commuter Line Rangkasbitung hanya sampai Stasiun Palmerah/Kebayoran untuk kembali menuju Serpong/Rangkasbitung.
Joni menambahkan petugas Pengamanan dan Operasional dari KAI Commuter juga masih disiagakan di titik-titik strategis untuk memantau perkembangan situasi di lokasi dan untuk memastikan operasional pelayanan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung berlangsung dengan aman dan lancar.
"KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta," terangnya.
Sempat Ditutup
PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menutup lintas KRL dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Palmerah. Pasalnya, ada bentrokan yang terjadi antara massa aksi demonstrasi dengan aparat kepolisian.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan bahwa perjalanan Commuter Line Rangkasbitung belum bisa dijalankan dari Stasiun Tanah Abang.
“Jalur rel lintas Tanah Abang – Palmerah terdapat kerumunan massa. Untuk sementara, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dihentikan,” jelas Joni dalam keterangan resmi, saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2025).
Imbas Massa Bentrok
Sebagaimana pantauan Liputan6.com di lintas KRL dekat Stasiun Palmerah, massa mulai bentrok dengan aparat pengamanan. Beberapa kali petasan meletup tepat di depan barisan polisi. Aparat polisi pun membalas dengan menembakkan gas air mata dan water cannon.
Atas bentrokan tersebut, tidak terlihat satupun rangkaian KRL Commuter Line arah Palmerah atau Rangkasbitung yang melintas.
Joni mengimbau masyarakat untuk menggunakan alternatif stasiun lain. “KAI Commuter juga mengimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tutup Joni.