Peta Kekuatan Serie A: Juventus Kini Siap Bersaing di Papan Atas

Juventus memang sudah lama gagal kembali ke takhta Serie A setelah terakhir kali menjadi juara pada 2020. Kini, ekspektasi kembali menguat.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 28 Agustus 2025, 00:52 WIB
Francisco Conceicao dari Juventus (tengah) berebut bola dengan Emanuele Valeri (kiri) dan Lautaro Valenti dari Parma dalam laga Serie A antara Juventus dan Parma di Stadion Juventus, Turin, Italia utara, Minggu, 24 Agustus 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Musim baru Serie A langsung menghadirkan beberapa hasil menarik di pekan perdana. Juara bertahan Napoli sukses mengalahkan Sassuolo 2-0, sementara Juventus menang dengan skor serupa atas Parma. Di sisi lain, AC Milan dipermalukan Cremonese 1-2 di San Siro, sedangkan Inter Milan pesta gol 5-0 melawan Torino.

Di tengah hasil kontras itu, Antonio Conte mengomentari peta persaingan perebutan Scudetto musim ini. Pelatih Napoli tersebut menilai Juventus akan kembali bersaing di papan atas. Menurutnya, persaingan musim ini akan lebih seimbang dengan kembalinya tiga klub besar.

Juventus memang sudah lama gagal kembali ke takhta Serie A setelah terakhir kali menjadi juara pada 2020. Kini, ekspektasi kembali menguat agar Si Nyonya Tua mampu menegaskan posisinya di antara para pesaing utama.


Juventus Favorit

Pelatih Napoli, Antonio Conte, merayakan keberhasilan meraih Scudetto di upacara penghargaan usai laga Serie A kontra Cagliari di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu, 24 Mei 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Meski beberapa musim terakhir tampil naik-turun, Juventus tetap dianggap favorit untuk perebutan gelar. Status mereka sebagai klub tersukses di Italia membuat nama Bianconeri selalu masuk daftar kandidat. Namun, aktivitas transfer yang minim menimbulkan keraguan soal kekuatan skuad mereka.

Sejak terakhir kali mengangkat trofi Serie A, Juventus kesulitan menjaga konsistensi. Bahkan, untuk sekadar finis sebagai runner-up pun terasa sulit dalam beberapa musim terakhir. Musim lalu, mereka menutup perjalanan di posisi keempat setelah berganti pelatih dua kali.

Situasi itu jelas menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen Juventus. Klub harus menemukan cara agar tradisi kemenangan mereka tidak hilang begitu saja. Dengan materi pemain berpengalaman, peluang itu tetap terbuka.


Pandangan Conte Soal Persaingan

Pemain Inter Milan merayakan gol yang dicetak oleh Alessandro Bastoni ke gawang Torino pada laga pekan perdana liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Conte, yang sangat mengenal peta persaingan di Serie A, memberikan pandangan optimistis. Dalam wawancara dengan Il Bianconero, ia menegaskan, “Ini akan menjadi liga yang sangat seimbang. Saya melihat kembalinya tiga besar (Juve, Inter, dan AC Milan), tetapi bagi Inter ini bukan kembalinya; mereka sudah tampil baik tahun lalu dan selama bertahun-tahun konsisten punya musim yang kuat. Dua tim besar lainnya pasti akan kembali, dengan skuad kuat dan perlengkapan tepat untuk tampil baik. Kami harus mencoba melakukan yang terbaik, dan pada akhirnya hasilnya akan terlihat.”

Lanjut Baca:

Komentar Conte menegaskan Juventus masih dipandang serius dalam perburuan gelar. Bersama Inter dan AC Milan, mereka diyakini akan meramaikan persaingan musim ini. Hal itu tentu semakin memanaskan jalannya kompetisi sejak awal. Pernyataan itu juga menyiratkan rasa percaya diri Conte pada Napoli. Dengan skuad yang kuat, ia tak segan menempatkan timnya di antara rival berat. Musim ini pun diprediksi akan menghadirkan banyak drama di puncak klasemen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya