Kekalahan yang Mengungkap Masalah Lama AC Milan: Tumpulnya Lini Serang

Kekalahan tersebut kembali mengungkap masalah lama Milan yang belum terselesaikan.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 26 Agustus 2025, 18:54 WIB
AC Milan Santiago Gimenez melepaskan tembakan ke gawang dalam pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Cremonese, di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu (24-8-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan membuka musim Serie A 2025/2026 dengan cara yang mengecewakan. Rossoneri harus menelan kekalahan 1-2 dari tim promosi Cremonese di San Siro.

Hasil ini langsung memicu gelombang kritik terhadap performa tim, terutama mengingat laga tersebut juga menjadi momen kembalinya Massimiliano Allegri. Namun, comeback sang pelatih ternama justru dibayangi hasil minor.

Kekalahan tersebut kembali mengungkap masalah lama Milan yang belum terselesaikan. Lini serang yang tumpul kini kembali menjadi sorotan utama di awal musim.


Kekalahan Menyakitkan di San Siro

Skuad Cremonese merayakan gol Federico Bonazzoli ke gawang AC Milan di San Siro, Minggu (24/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Milan harus mengakui keunggulan Cremonese lewat gol Federico Baschirotto dan Federico Bonazzoli. Sementara itu, Strahinja Pavlovic hanya sempat menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Santiago Gimenez sempat mencetak gol, tetapi dianulir wasit karena offside. Pertahanan yang rapuh dan serangan yang kurang tajam membuat pendukung di San Siro melayangkan cemoohan.

Kekalahan di laga pembuka tentu bukan start yang diharapkan bagi Milan. Ambisi besar mereka langsung terguncang di pekan pertama Serie A.


Santiago Gimenez dan Tekanan Berat

Ekspresi Santiago Gimenez usai AC Milan dikalahkan Cremonese di pekan pertama Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (24/08/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Setelah kepergian Olivier Giroud, Santiago Gimenez diproyeksikan sebagai tumpuan lini depan Milan. Ia didatangkan pada Januari lalu dengan biaya €30 juta (sekitar Rp534 miliar).

Awalnya, penyerang asal Meksiko ini menjanjikan dengan torehan tiga gol dalam tujuh laga awal. Filippo Inzaghi bahkan sempat memuji kinerjanya pada Mei 2025.

Namun, memasuki musim baru, keraguan mulai kembali mencuat. Gimenez dianggap belum mampu mengatasi tekanan besar sebagai penyerang utama Milan.


Misi Milan di Bursa Transfer

Dusan Vlahovic dari Juventus merayakan gol yang mengubah skor jadi 2-0 dalam pertandingan Serie A antara Juventus dan Udinese di Allianz Stadium, Minggu, 18 Mei 2025. (Spada/LaPresse via AP)

Kebutuhan akan striker tajam membuat Milan bergerak agresif di bursa transfer. Nama Dusan Vlahovic dari Juventus mencuat sebagai target utama manajemen.

Skema pertukaran dengan Alexis Saelemaekers sempat mencuat, tetapi gaji Vlahovic menjadi kendala. Sang striker menerima €12 juta (sekitar Rp213 miliar) per musim, jauh di atas batas gaji Milan yang hanya sekitar €5 juta (sekitar Rp89 miliar).

Selain Vlahovic, Milan juga mengevaluasi opsi lain seperti Conrad Harder. Mereka harus bergerak cepat agar masalah lama di lini serang tidak kembali menghantui sepanjang musim.


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya