Liputan6.com, London Pangeran William dari Gloucester tewas setelah pesawat kecil yang ia tumpangi jatuh dan terbakar saat mengikuti lomba udara di dekat Wolverhampton, Inggris bagian barat.
Tragedi ini menewaskan sang pangeran yang baru berusia 30 tahun serta kopilotnya, Vyrell Mitchell.
Advertisement
Pesawat Piper Cherokee Arrow berwarna kuning putih itu sempat berbelok tajam tak lama setelah lepas landas, menabrak pohon, lalu menghantam tanah. Keduanya terjebak di dalam bangkai pesawat yang dilalap api, dilansir dari BBC, Kamis (28/8/2025)
Tiga anak laki-laki yang menyaksikan insiden itu sempat mencoba menolong, namun usaha mereka gagal.
Salah satu di antaranya, Derek Perton, menceritakan kepanikan saat mencoba menyelamatkan sang pangeran.
"Kami berusaha mendobrak pintu pesawat lalu mencoba mematahkannya dengan menarik bagian ekor. Tapi percuma, panasnya terlalu menyengat, kami terpaksa mundur," kata Perton.
Petugas pemadam tiba beberapa menit kemudian, namun api sudah terlalu besar untuk didekati. Sekitar 30 ribu orang yang hadir di Half Penny Green Airfield menjadi saksi kecelakaan maut itu.
Duka Kerajaan Inggris
Pangeran William merupakan anak sulung dari Duke of Gloucester, paman Ratu Elizabeth II, dan berada di urutan kesembilan pewaris takhta.
Ratu segera membatalkan rencananya menghadiri Olimpiade Munich dan memerintahkan keluarga kerajaan berkabung hingga pemakaman berlangsung.
Putri Anne juga menunda keberangkatannya ke Olimpiade, sementara Pangeran Philip yang sudah berada di Munich akan pulang untuk menghadiri pemakaman.
Perdana Menteri Edward Heath turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Gloucester dan Ratu.
Investigasi dan Spekulasi
Pihak pemerintah Inggris segera membuka penyelidikan penyebab kecelakaan.
Steward lomba, Beverley Snook, bahkan meminta penonton menyerahkan rekaman film maupun foto saat kejadian untuk membantu penyelidikan.
Beberapa waktu kemudian, hasil investigasi tidak menemukan adanya kerusakan mekanis pada pesawat. Dugaan pun mengarah pada kesalahan pilot sebagai penyebab jatuhnya pesawat.
Sejak kuliah di Universitas Cambridge, Pangeran William sudah menggemari dunia penerbangan dan bergabung dengan klub terbang. Selain itu, ia dikenal menyukai balon udara, ski, dan menyelam.
Ia dimakamkan di Frogmore, kompleks pemakaman kerajaan di Kastel Windsor. Tempat itu juga menjadi lokasi peristirahatan terakhir pamannya, Duke of Windsor, yang dimakamkan pada Mei tahun yang sama setelah pernah turun takhta pada 1936.