Kenapa Barcelona Masih Gunakan Jersey Musim Lalu di La Liga?

Barcelona belum bisa memakai tiga jersey baru mereka di LaLiga 2025/26 karena aturan Kit Selector, terpaksa kembali gunakan seragam lama.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 25 Agustus 2025, 22:46 WIB
Pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Lamine Yamal ke gawang Mallorca di Staion Son Moix, Minggu (17/8/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 3-0 dalam laga jornada pertama La Liga 2025/2026. (JAIME REINA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona sudah meluncurkan tiga jersey baru untuk musim 2025/2026, tetapi hingga dua laga pembuka LaLiga, tak satu pun dari seragam anyar itu dipakai di lapangan.

Pasukan Hansi Flick justru harus kembali menggunakan kostum hijau limau musim lalu saat menghadapi Mallorca dan Levante. Hal ini terjadi karena aturan baru La Liga yang menentukan kesesuaian warna seragam antar tim.

Situasi ini membuat publik bertanya-tanya, mengapa jersey baru yang begitu dinanti justru belum bisa tampil perdana di kompetisi resmi.


Aturan Kit Selector La Liga

Pemain Barcelona merayakan gol ke gawang Levante pada jornada kedua La Liga 2025/2026 di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Alberto Saiz)

La Liga memperkenalkan aplikasi bernama Kit Selector untuk mengatur pemakaian seragam. Setiap tim wajib mengunggah pilihan kostum mereka sebelum pertandingan agar mendapat persetujuan.

Prioritas tetap diberikan kepada tim tuan rumah, sementara tim tamu harus menyesuaikan agar tidak terjadi bentrokan warna. Sistem ini menilai bukan hanya warna atasan, tetapi juga celana dan kaus kaki.

Tujuan utama aturan ini adalah memastikan kontras visual yang cukup untuk wasit, pemain, penyiar, dan penonton.


Masalah Jersey Baru Barcelona

Aksi Fermin Lopez pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Kostum kandang Barcelona dianggap terlalu mirip dengan warna merah-hitam Mallorca dan juga seragam Levante. Hal ini membuat Blaugrana tak bisa memakainya di laga pembuka.

Jersey tandang berwarna emas yang didesain bersama merek Mamba milik mendiang Kobe Bryant juga terkendala. Celana hitam yang menjadi pasangan seragam itu berbenturan dengan celana gelap lawan.

Sementara itu, jersey ketiga berwarna oranye juga dinilai bermasalah karena warnanya terlalu dekat dengan seragam utama Mallorca dan Levante.


Menunggu Debut Kostum Anyar

Dengan situasi ini, Barcelona akhirnya kembali mengenakan seragam musim lalu untuk sementara waktu. Hal ini mengingatkan pada kasus lama, di mana klub bahkan pernah harus meminjam celana tim lawan akibat aturan kit yang kurang jelas.

La Liga berharap Kit Selector bisa mencegah insiden serupa di masa depan. Namun bagi Barcelona, aturan baru ini justru membuat mereka menunda debut jersey anyar mereka.

Harapan kini tertuju pada laga berikutnya melawan Rayo Vallecano. Barcelona berharap setidaknya salah satu kostum baru mereka akhirnya bisa mendapat kesempatan tampil, meski keputusan akhir tetap ada di tangan Kit Selector.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya