Sederet Reaksi Kubu Lisa Usai Hasil Tes DNA Keluar: Pantang Menyerah ‘Lawan' Ridwan Kamil

Hasil tes DNA yang diumumkan Bareskrim Polri, Rabu (20/8/2025), membuktikan bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis dari anak berinisial CA.

oleh Fatimah AzzahraDiperbarui 21 Agustus 2025, 20:04 WIB
Ridwan Kamil dan Lisa Mariana

Liputan6.com, Jakarta- Teka-teki soal siapa ayah kandung dari anak model majalah dewasa Lisa Mariana akhirnya menemui ujung. Hasil tes DNA yang diumumkan Bareskrim Polri, Rabu (20/8/2025), membuktikan bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis dari anak berinisial CA.

"Saudara RK dan anaknya LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non identik,” kata Kombes Rizki Agung Prakoso, Kasubdit I Siber, di Mabes Polri.

Padahal, Lisa Mariana selama bertahun-tahun bersikeras bahwa putrinya adalah hasil hubungan dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut. Klaim itu menimbulkan perdebatan di media sosial, bahkan berujung laporan pencemaran nama baik yang diajukan Ridwan Kamil.

Untuk menghentikan polemik, Ridwan Kamil mengambil langkah tegas. Menjalani tes DNA di bawah pengawasan Pusdokkes Polri. Hasilnya jelas, dia tidak memiliki hubungan darah dengan CA.

Meski menerima hasil tersebut, kuasa hukum Lisa masih menyimpan kecurigaan. Mereka bahkan membuka kemungkinan untuk melakukan second opinion.

Berikut sederet respons kuasa hukum dan Lisa Mariana mengenai hasil tes DNA CA:

1. Hormati Polri dan Yakin Tak Ada Rekayasa

Kuasa hukum Lisa Mariana, Jhon Boy Nababan mengaku menerima hasil tes DNA CA yang disampaikan Polri. Dia pun yakin tak ada rekayasa dalam proses tes DNA tersebut.

"Saya rasa ini sudah profesional yang dijalankan oleh Bareskrim dan Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Mabes Polri. Jadi kita tidak ada kepikiran sama sekali rekayasa atau seperti apa," kata dia di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Agustus 2025.

Jhon Boy pun menegaskan, karena hasil sudah keluar, sehingga masalah tes DNA ini tak perlu dibahas lagi.

"Jadi saya rasa tidak perlu dibahas lagi. Yang jelas kita harus berlapang dada untuk menerima ini, dan masyarakat menunggu ini, ini lah hasilnya," kata dia.

Jhon Boy pun menyebut, Lisa akan ikhlas menerima apapun hasilnya. Dia pun berharap tes DNA ini menjadi solusi semua pihak.

"Dengan tes DNA ini mudah-mudahan menjadi solusi yang baik ke depan dan bisa menjadi solusi yang bisa menyenangkan semua," tuturnya.

2. Buka Peluang Second Opinion Tes DNA

Meski menerima hasil yang disampaikan Polri, kubu Lisa Mariana membuka peluang mengajukan second opinion tes DNA.

Dia menyinggung UU Pasal 23/1992 nomor 53 bahwa dokter dan hukum harus menghormati hak untuk mengajukan second opinion ke rumah sakit lain.

"Pendapat saya sebagai salah seorang tim kuasa hukum apabila dalam kasus seperti ini Lisa Mariana contohnya atau pihak lain yang kurang puas, undang undang memberikan hak untuk mengajukan second opinion di rumah sakit lainnya," ujarnya.

3. Lisa Ngamuk Tuding Ada Kecurangan

Lisa Mariana tak terima hasil tes DNA menunjukkan putrinya bukan anak Ridwan Kamil. Dia menuding ada kecurangan yang dilakukan oleh kepolisian dan kubu Ridwan Kamil.

"Jangan biarkan ada kecurangan di sini, gue udah bilang kalau bukan benih dia benih siapa? benih tuyul?" tutur Lisa.

Lisa juga menegaskan perseteruannya dengan Ridwan belum berakhir. Dia mengaku tak takut melawan Ridwan Kamil.

"Gue enggak ada takut-takut, gue udah siap nyawa," ujar Lisa saat Live di akun media sosial TikTok miliknya @lisapresleyofficial di hari yang sama.

4. Ancam Bongkar Rahasia Lain Ridwan Kamil

Lisa mengancam akan membongkar rahasia baru Ridwan Kamil. Namun, dia tak mengungkap rahasia apa yang dimaksud.

"Ini belum final, gue masih bisa bongkar yang lainnya, nggak di sini. Record deh, kalian record deh di otak lo. Gue bongkar semuanya, bodo amat," terang Lisa.

Meski tak blak-blakan menyebut rahasia baru Ridwan Kamil yang akan dibongkar, Lisa sempat menyinggung pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lisa mengaku menerima surat dari lembaga antirasuah itu.

Ridwan Kamil saat ini memang berurusan dengan KPK karena terseret kasus pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

"Tanggal 22 saya dipanggil ke KPK untuk menjadi saksi, ya. Saya juga bingung kenapa ada surat KPK. Ini belum final, kita bongkar setuntas tuntasnya," jelas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya