Gelandang dengan Kemampuan Istimewa yang Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Tak Tergantikan di Real Madrid

Menurut laporan Mario de la Riva di AS, Alonso akan menjadikan gelandang Prancis itu sebagai bagian fundamental dari taktiknya.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 19 Agustus 2025, 22:08 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Liputan6.com, Jakarta Aurelien Tchouameni memasuki musim keempatnya bersama Real Madrid dengan status berbeda. Jika sebelumnya perannya kerap berubah-ubah, ia kini diproyeksikan sebagai pilar utama dalam rencana Xabi Alonso.

Menurut laporan Mario de la Riva di AS, Alonso akan menjadikan gelandang Prancis itu sebagai bagian fundamental dari taktiknya. Hal ini tak lepas dari kemampuan istimewa Tchouameni untuk beradaptasi di berbagai posisi.

Lebih dari sekadar gelandang tengah, ia kini dilihat sebagai pusat kerangka permainan Madrid musim ini. Alonso tampaknya siap membangun tim dengan Tchouameni sebagai fondasi utama.


Senjata Taktis untuk Alonso

Ekspresi kecewa pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni saat timnya kebobolan dari Atheltic Bilbao pada laga lanjutan Liga Spanyol 2024/2025 di San Mames Stadium, Bilbao, Spanyol, Kamis (05/12/2024) dini hari WIB. (AFP/Ander Gillenea)

Pertanyaan utama kini bukan lagi apakah Tchouameni penting, melainkan bagaimana Alonso akan menggunakannya. Ia bisa tampil sebagai gelandang bertahan atau ditarik ke posisi bek tengah sesuai kebutuhan tim.

Fleksibilitas ini memberi Madrid banyak pilihan dalam skema permainan. Alonso bahkan menegaskan, “Sepak bola saat ini memaksa Anda untuk melakukan banyak hal.”

Kemampuan adaptasi inilah yang membuat Alonso menaruh kepercayaan besar. Tchouameni bukan hanya pemain, melainkan alat taktik yang bisa mengubah jalannya pertandingan.


Dari Sorakan hingga Tepuk Tangan

Gelandang Real Madrid asal Prancis Aurelien Tchouameni (kiri) ditantang oleh penyerang AC Milan asal Spanyol Alvaro Morata selama pertandingan sepak bola hari ke-4 fase liga Liga Champions UEFA antara Real Madrid CF dan AC Milan di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada tanggal 5 November 2024.Pierre-Philippe MARCOU / AFP

Perjalanan Tchouameni di Bernabeu tidak selalu mulus. Ia pernah merasakan kritik keras, penurunan performa, bahkan dimainkan di posisi yang bukan spesialisasinya.

Namun, setiap kali terpuruk, ia mampu bangkit dan menunjukkan kedewasaan. Mentalitas ini perlahan mengubah pandangan publik terhadapnya.

Bukti nyata datang saat laga Liga Champions melawan Manchester City. Dari yang sebelumnya disiuli, ia justru disambut dengan tepuk tangan meriah dari para pendukung Madrid.


Musim Penentuan di Madrid

Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, sempat membawa Real Madrid berbalik unggul 2-1 atas Barcelona dalam laga final Copa del Rey 2024/2025, Minggu (27/4/2025) dini hari WIB. Sayangnya, Real Madrid akhirnya harus kalah 2-3 dari Barcelona dalam laga ini. (Josep LAGO / AFP)

Pramusim menjadi panggung awal kebangkitan Tchouameni. Penampilannya yang menonjol saat menghadapi WSG Tirol mempertegas perannya sebagai tulang punggung tim.

Kini, ia tidak lagi sekadar gelandang muda yang penuh potensi. Tchouameni dilihat sebagai figur sentral untuk masa depan Real Madrid.

Dengan Alonso yang menaruh kepercayaan penuh, musim ini bisa menjadi titik balik kariernya. Semua syarat ada untuk menjadikannya salah satu pemain paling tak tergantikan di Santiago Bernabeu.

Sumber: AS, Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya