Cek Fakta: Tidak Benar Uang Pecahan Rp 250.000 yang Beredar di Medsos

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pecahan Rp 250.000 dengan menghubungi Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI).

oleh Mevi LinawatiDiperbarui 19 Agustus 2025, 17:08 WIB
Penelusuran klaim uang baru pecahan Rp 250.000.

Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim gambar uang baru pecahan Rp 250.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada Senin 18 Agustus 2025.

Unggahan tersebut tertulis:

Wih uang baru pecahan 250rb 🥰

4 lembar udah 1jt ..

Kira2 bakal menghilang kayak pecahan 75rb gak ya 🤭

Dalam gambar yang diunggah, terdapat uang pecahan Rp 250.000 dengan dominasi warna merah dan putih yang bertuliskan Bank Republik Nusantara.

Terdapat gambar seorang pria pada satu sisi dan candi pada sisi lainnya. Selain itu, ada angka tahun 2025 pada uang tersebut.

Benarkah klaim uang Rp 250.000 tersebut? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pecahan Rp 250.000 dengan menghubungi Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI). Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi menyampaikan, kabar tersebut tidak benar.

"Hingga saat ini uang Rupiah pecahan terbaru yaitu Tahun Emisi 2022. Selain itu, uang rupiah resmi pasti bertuliskan Bank Indonesia selaku pihak resmi yang mengeluarkan uang rupiah, bukan Bank Republik Nusantara seperti gambar yang beredar di media sosial tersebut," kata Adi Sunardi kepada Liputan6.com, Selasa (19/8/2025).

Adi mengatakan, meneruskan imbauan dari Bank Indonesia, masyarakat dapat mengecek informasi tentang uang pecahan rupiah yang masih berlaku melalui website resmi Bank Indonesia.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim uang baru pecahan Rp 250.000 tidak benar.

Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi menyampaikan uang rupiah resmi pasti bertuliskan Bank Indonesia selaku pihak resmi yang mengeluarkan uang rupiah, bukan Bank Republik Nusantara. 

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya