Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Enam Penerbangan di NTT Batal

Gunung Lewotobi Laki-Laki dilaporkan mengalami erupsi beberapa kali sejak 17–18 Agustus 2025. Pembatalan penerbangan meliputi rute, apa saja?

oleh Tim NewsDiterbitkan 18 Agustus 2025, 22:14 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki di kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT kembali erupsi. (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak enam penerbangan dari dan menuju sejumlah bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo, Ceppy Triono, mengatakan pembatalan penerbangan meliputi rute dari dan ke Maumere, Ende, dan Bajawa.

“Penerbangan yang dibatalkan adalah penerbangan dari dan ke Maumere, Ende, dan Bajawa,” kata Ceppy saat dihubungi di Labuan Bajo, Senin (18/8/2025).

 

Bandara Komodo Tetap Normal

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) mengatakan bahwa saat ini gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas). PVMBG juga mengeluarkan rekomendasi yakni masyarakat maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam hingga tujuh kilometer dari pusat erupsi gunung Lewotobi Laki-laki. (ARNOLD WELIANTO/AFP)

Meski ada pembatalan, Ceppy memastikan Bandara Komodo Labuan Bajo masih beroperasi normal. Hasil pemeriksaan sebaran abu vulkanik menggunakan paper test menunjukkan kondisi bandara tetap aman.

Paper test sudah dilakukan setiap jam sekali dan sampai saat ini hasilnya masih negatif,” ujarnya.

Gunung Lewotobi Laki-Laki dilaporkan mengalami erupsi beberapa kali sejak 17–18 Agustus 2025. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, pada Senin pukul 20.08 WITA terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.084 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang, condong ke arah utara dan timur laut.

Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 mm dan durasi sekitar 1 menit 47 detik.

 

Status Awas, Warga Diminta Waspada

Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Status Level IV (Awas). Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius enam kilometer dari puncak, serta pada sektor barat–utara–timur laut sejauh tujuh kilometer dari pusat erupsi.

“Masyarakat dan wisatawan diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” demikian pernyataan PVMBG.

 

Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya