Film Merah Putih One for All Jadi Sorotan, Fadli Zon: Saya Belum Nonton

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengaku belum melihat film tersebut, namun ia menilai niat pembuatan film tersebut pasti baik.

oleh Delvira HutabaratDiperbarui 15 Agustus 2025, 15:52 WIB
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta - Film berjudul Merah Putih: One for All menuai belakang menuai sorotan. Pasalnya kualitas film tersebut dinilai kurang baik.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengaku belum melihat film tersebut, namun ia menilai niat pembuatan film tersebut pasti baik.

"Memang saya belum nonton bagaimana film tersebut, tetapi kita harus melihat niat ya untuk memajukan film Indonesia, memajukan tentu karena film Indonesia ini sekarang ini semakin dapat apresiasi dari masyarakat kita," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Meski demikian, Fadli menilai seharusnya memang film kualitas terbaik yang ditayangkan untuk rakyat.

"Ya kita harus membuat film-film yang baik, yang sekarang ini film Indonesia ini udah 67 persen loh ditonton oleh rakyat Indonesia. Jadi karya-karya terbaiklah harus ditampilkan gitu. Nah, tapi yang sekarang saya belum bisa menilai karena belum menonton," kata dia.

Terkait peran ataupun bantuan dana pemerintah untuk dunia film, Fadli menyebut ada mekamisme terkait hal tersebut.

"Saya kira kita punya mekanismenya di dalam skema bantuan itu. Nanti kita lihat lah," pungkasnya.

 

 

Produser Film Merah Putih One For All Bantah Terima Dana Rp6,7 Miliar dari Pemerintah: Itu Finah Keji!

Merah Putih: One for All (Foto: Dok. Perfiki Kreasindo)

Geger film Merah Putih One For All mencapai klimaks setelah produsernya, Toto Soegriwo, menyampaikan klarifikasi terkait tudingan menerima aliran dana Rp6,7 miliar dari Pemerintah. Ia mengklaim, ini fitnah keji tak berdasar.

Toto Soegriwo menyampaikan klarifikasi dalam pernyataan tertulis yang diunggah via akun Twitter pribadi, 11 Agustus 2025. Toto Soegriwo mengklaim kabar film animasi Merah Putih One For All dapat duit Rp6,7 miliar dari pemerintah tidak benar.

“Menanggapi tudingan yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan penerimaan dana sebesar Rp6,7 miliar dari Pemerintah untuk produksi film Merah Putih One For All, saya Toto Soegriwo, selaku produser dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar,” katanya.

“Dan merupakan fitnah keji,” Toto Soegriwo menyambung. Setelahnya, ia menyebut Rp6,7 miliar yang didengungkan di medsos tidak pernah ada. Toto Soegriwo mengklaim faktanya tak pernah menerima serupiah pun dari Pemerintah.

 

Bantahan Tegas

“Kami tidak pernah menerima satu rupiah pun dana dari Pemerintah apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan,” beri tahu Toto Soegriwo dalam pernyataan yang sama.

Film Merah Putih One For All viral dalam beberapa hari terakhir gara-gara disebut menerima dana Pemerintah Rp6,7 miliar. Namun trailer, poster, dan kualitas animasinya dinilai sangat jauh dari bujet yang menggema di medsos.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya