Mpok Alpa Tutup Usia, Berjuang dalam Senyap Melawan Kanker

Tak ingin merepotkan banyak orang, komedian yang juga host Mpok Alpa memilih tak menyampaikan ke publik mengenai kanker yang ia derita.

oleh Benedikta DesideriaDiperbarui 15 Agustus 2025, 14:37 WIB
Sebelum Mpok Alpa meninggal dunia, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim sempat menjenguknya di rumah sakit. [IG: @raffinagita1717]

Liputan6.com, Jakarta Komedian yang juga host Nina Carolina atau Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025 pagi. Menurut rekan kerja dan sahabat, Raffi Ahmad, Mpok Alpa meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker tiga tahun terakhir.

Bertahun-tahun melawan kanker, Mpok Alpa tak ingin publik mengetahuinya. Sehingga selama berjuang melawan kanker hanya orang-orang terdekat saja yang mengetahui kondisi perempuan 38 tahun itu.

"Selama ini dia enggak mau ngerepotin, jadi selalu ngerahasiain kankernya," tutur Raffi dalam program televisi FYP Trans7 pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Raffi tak menjelaskan lebih lanjut jenis kanker yang diidap rekan kerjanya itu.

"Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untukmu dan memberi kekuatan bagi kami yang ditinggalkan," doa Raffi Ahmad untuk sang sahabat dalam unggahan foto di Instagram kala menjenguk Mpok Alpa di rumah sakit. 

 

Kanker, Bisa Serang Siapa Saja Tanpa Pandang Usia

Ilustrasi Sel Kanker (credit unsplash/National Cancer Institute)

Kanker adalah salah satu penyakit paling mematikan yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang.

Kanker adalah istilah umum yang mencakup lebih dari 200 jenis penyakit, seperti kanker kandung kemih, otak, ginjal, dan banyak lagi seperti mengutip WebMD.

Pada dasarnya, kanker terjadi ketika sel-sel abnormal di dalam tubuh berkembang biak secara tidak terkendali, merusak jaringan sehat.

Kecepatan perkembangan kanker bervariasi tergantung jenisnya, ada yang tumbuh cepat, ada pula yang berkembang lebih lambat. Lalu, setiap jenis kanker memiliki gejala, tingkatan, dan tahapan yang berbeda, sehingga pendekatan pengobatan juga harus disesuaikan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya