BP Taskin: Program Prioritas Prabowo Ibarat Jalan Tol Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Budiman mengibaratkan pengentasan kemiskinan seperti permainan sepak bola, dengan rakyat miskin sebagai “pemain” yang harus dibekali keterampilan, kecerdasan, gizi cukup, dan akses ekonomi luas.

oleh Tim NewsDiperbarui 14 Agustus 2025, 16:24 WIB
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko usai di Balai Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Kalten, Rabu (15/1).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menyebut program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ibarat “jalan tol” yang mempercepat pengentasan kemiskinan.

“Dan ini bukan sekadar mengentaskan kemiskinan ya. Kalau hanya menanggulangi kemiskinan, mungkin dengan bansos saja sudah cukup. Tapi Pak Presiden ingin masyarakat bisa lebih berdaya dan memiliki kemandirian secara ekonomi,” kata Budiman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Budiman mengibaratkan pengentasan kemiskinan seperti permainan sepak bola, dengan rakyat miskin sebagai “pemain” yang harus dibekali keterampilan, kecerdasan, gizi cukup, dan akses ekonomi luas.

"Kami di BP Taskin ditugaskan untuk mensikronkan praktik permainan itu agar aliran bola dari belakang sampai ke gawang lancar, sehingga gol pengentasan kemiskinan segera tercipta,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Sekolah Rakyat bertujuan memutus rantai kemiskinan, sedangkan MBG dan Kopdes Merah Putih memberi manfaat ekonomi langsung ke masyarakat. Melalui dapur MBG dan gerai Kopdes, jutaan lapangan kerja diharapkan tercipta, sementara sektor hulu seperti petani, UMKM, dan BUMDes ikut merasakan dampak positifnya.

 

Buat Anak-anak Miskin Berani Punya Mimpi

Wakil Kepala BP Taskin Nanik S. Deyang menambahkan, Sekolah Rakyat berasrama akan mencabut anak-anak warga miskin dari lingkungannya, agar mereka memiliki mimpi dan cita-cita yang lebih besar.

Selain MBG, Kopdes Merah Putih diharapkan memotong rantai pasok sehingga harga barang kebutuhan seperti elpiji tiga kilogram dan pupuk lebih murah sesuai harga pemerintah.

"Kopdes juga membantu masyarakat dalam mengakses kredit, sehingga mereka tidak lagi terjebak bank emok (bank harian). Koperasi akan membantu masyarakat untuk mendapatkan modal melalui kredit yang lebih ringan dari bank,” kata Nanik.

Penduduk Miskin Indonesia

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya