Menhub: Perombakan KAI Bukan Karena Sering Kecelakaan Kereta Api

Menteri BUMN Erick Thohir dan Danantara telah menunjuk Bobby Rasyidin menjadi Direktur Utama KAI menggantikan Didiek Hartantyo. Apa alasan pergantian direksi ini?

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 13 Agustus 2025, 19:50 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Perwagandhi mengecek sejumlah simpul transportasi dalam periode mudik Lebaran 2025 ini. Dia memastikan perjalanan mudik masyarakat. (Dok. Kemenhub)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi membantah tudingan bahwa perombakan direksi dan komisaris di tubuh PT KAI (Persero) dilakukan akibat rentetan kecelakaan kereta api yang ramai terjadi.

Seperti diketahui, terjadi beberapa kasus kecelakaan kereta api belakangan ini di beberapa daerah. Terbaru adalah kereta api jarak jauh di Subang yang membuat puluhan perjalanan kereta dibatalkan.

KAI Daop 1 Jakarta pun mencatat, kecelakaan kereta api yang melibatkan kendaraan di perlintasan sebidang terjadi sebanyak 34 kali sepanjang Januari-Juli 2025.

Meskipun begitu, Menhub menyatakan itu bukan jadi musabab perombakan PT KAI (Persero). Ia menyebut pergantian direksi dan komisaris di tubuh KAI merupakan wewenang dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Mengenai pergantian direksi dari PT KAI, saya rasa itu tidak terkait dengan apa yang terjadi pada tiga yang berkaitan dengan kereta api, jadi sebenarnya merupakan hak dan kewenangan dari Danantara dalam melakukan pergantian dari direksi maupun komisaris," tuturnya di Kemenko IPK, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Adapun dalam perombakan di PT KAI (Persero), Menteri BUMN Erick Thohir dan Danantara telah menunjuk Bobby Rasyidin menjadi Direktur Utama KAI menggantikan Didiek Hartantyo.

 

7 Nama Baru Direksi KAI

Bobby Rasyidin ditunjuk menjadi Direktur Utama KAI menggantikan Didiek Hartantyo. (Istimewa)

Total ada tujuh nama yang masuk dalam jajaran Direksi KAI. Pengangkatan nama-nama baru sekaligus menyesuaikan nomenklatur jabatan di BUMN kereta tersebut, termasuk menambahkan jabatan Wakil Direktur Utama.

Perubahan susunan direksi ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management Selaku Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia Nomor: SK-223/MBU/08/2025 dan SK.038/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025.

Berikut nama-nama yang diangkat jadi dewan direksi KAI. Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama KAI, Dody Budiawan sebagai Wakil Direktur Utama, I Gede Darmayusa sebagai Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi, Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko.

 

Nama Lainnya

Lalu, ada Atih Nurhayati sebagai Direktur SDM dan Kelembagaan, Rafli Yandra sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha, dan Indarto Pamoengkas sebagai Direktur Keuangan dan Umum.

Adapun dalam keputusan yang sama, ada 5 nama yang diberhentikan dari jajaran dewan direksi. Diantaranya, Didiek Hartantyo dari Direktur Utama, Hadis Surya Palapa dari Direktur Niaga KAI.

Lalu, Rudi As Aturridha dari Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan, Rosma Handayani sebagai Direktur SDM dan Umum KAI, dan John Robertho dari Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya