Kebakaran Hutan Besar Landa Portugal, 650 Petugas Pemadam Dikerahkan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 12 Agustus 2025, 12:35 WIB
Kebakaran Hutan Besar Landa Portugal, 650 Petugas Pemadam Dikerahkan
Kebakaran hutan terjadi di Trancoso, Portugal, Selasa (12/8/2025) dini hari waktu setempat. Lebih kurang 650 personel pemadam kebakaran dan 6 pesawat pengebom air dikerahkan untuk menangani kebakaran. Diketahui, ada tiga kebakaran hutan besar di bagian tengah dan utara Portugal. Kebakaran tersebut terjadi sejak Sabtu (9/8/2025) lalu. Badan penanggulangan bencana setempat bergabung dalam operasi besar-besaran untuk memadamkan kebakaran hutan yang melanda Portugal. Dalam beberapa pekan terakhir, Portugal kerap terjadi kebakaran hutan akibat gelombang panas yang melanda. Portugal bukan satu-satunya negara yang harus menghadapi panas ekstrem musim panas ini. Beberapa negara Eropa lainnya juga dilanda gelombang panas ekstrem yang mengakibatkan kebakaran hutan.
Seorang pria mencoba memadamkan api dengan dahan pohon di Trancoso, Portugal, pada 12 Agustus 2025. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Kebakaran hutan terjadi di Trancoso, Portugal, Selasa (12/8/2025) dini hari waktu setempat. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Lebih kurang 650 personel pemadam kebakaran dan 6 pesawat pengebom air dikerahkan untuk menangani kebakaran. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Diketahui, ada tiga kebakaran hutan besar di bagian tengah dan utara Portugal. Kebakaran tersebut terjadi sejak Sabtu (9/8/2025) lalu. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Badan penanggulangan bencana setempat bergabung dalam operasi besar-besaran untuk memadamkan kebakaran hutan yang melanda Portugal. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Dalam beberapa pekan terakhir, Portugal kerap terjadi kebakaran hutan akibat gelombang panas yang melanda. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Portugal bukan satu-satunya negara yang harus menghadapi panas ekstrem musim panas ini. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Beberapa negara Eropa lainnya juga dilanda gelombang panas ekstrem yang mengakibatkan kebakaran hutan. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya