Liputan6.com, Jakarta - Nissan kembali memperkuat lini kendaraan listrik di pasar Tiongkok. Kali ini giliran N6, sebuah sedan plug-in hybrid (PHEV), yang diluncurkan dan lebih murah dari N7 EV.
Disitat dari Carnewschina, dokumen pengajuan ke MIIT (Ministry of Industry and Information Technology) mengungkap bahwa Nissan akan dipersenjatai mesin 1.5 L naturally aspirated (NR15), dengan keluaran daya mencapai 101 tk.
Advertisement
Selain itu, model ini dikawinkan dengan motor listrik berkapasitas 155 kW, dan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dari Rept Battero Energy Co., Ltd.
Berbicara desain, N6 sangat mirip dengan N7, dengan ciri grill yang tertutup, lampu strip melingkar, serta logo Nissan yang menyala. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.831 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.491 mm, dengan jarak sumbu roda 2.815 mm.
Sementara itu, kesuksesan N7 menjadi landasan peluncuran N6. dan pada 15 Mei 2025, mobil listrik murni pertama Dongfeng Nissan, N7 melampaui 10 ribu pesanan dalam 18 hari setelah peluncurannya, dan menjadikannya kendaraan listrik murni hasil patungan tercepat yang mencapai tonggak sejarah di industri otomotif.
Soal performa, N6 dikabarkan punya baterai LFP berkapasitas 21,1 kWh, yang bisa memberikan jangkauan listrik antara 125 hingga 130 km berdasarkan siklus WLTC. Konsumsi bahan bakarnya juga efisien, hanya sekitar 4,32 L per 100 km.
Terakhir, Nissan N6 diperkirakan masuk pasar Tiongkok akhir tahun ini. Pasalnya, N7 sudah direncanakan untuk ekspor internasional di luar Amerika Utara, N6 juga memiliki peluang untuk masuk ke kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa, asalkan telah sukses di pasar domestik.
Nissan X-Trail e-POWER Meluncur di GIIAS 2025, Begini Spesifikasi dan Fitur Andalannya
Nissan resmi memperkenalkan The All-New X-Trail e-POWER with e-4ORCE di ajang GIIAS 2025 yang digelar di ICE BSD, Kamis (24/7). SUV legendaris ini kini hadir dengan teknologi elektrifikasi mutakhir yang menghadirkan sensasi mobil listrik tanpa perlu colok listrik.
Mengusung konsep “A Legacy is Born, on Every Trail”, X-Trail terbaru ini jadi langkah nyata Nissan memperluas portofolio elektrifikasi di Indonesia. Ditenagai sistem e-POWER, mobil ini mengandalkan motor listrik untuk menggerakkan roda, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai. Artinya, pengemudi tetap bisa merasakan tarikan instan khas EV, tanpa khawatir soal infrastruktur charging.
Berbeda dari hybrid biasa, sistem ini menyajikan performa sporty nan efisien karena seluruh daya dorong berasal dari motor listrik. Dilengkapi pula dengan teknologi e-4ORCE, sistem penggerak semua roda berbasis dua motor listrik yang bekerja secara presisi menyesuaikan kondisi jalan.
Dari segi tenaga, Nissan X-Trail anyar ini dibekali dua motor listrik dengan output 203 PS di depan dan 135 PS di belakang. Akselerasi 0-100 km/jam hanya butuh 7,2 detik. Fitur e-PEDAL 2.0, MID dan head unit 12,3 inci, serta Heads-Up Display 10,8 inci memberikan pengalaman berkendara yang canggih dan intuitif.