Liputan6.com, Jakarta - Ayah almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Sersan Mayor (Serma) Christian Namo, menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI atas pernyataannya yang viral dan diplesetkan di media sosial. Itulah top 3 news hari ini.
Serma Christian Namo menegaskan tak bermaksud menghina TNI. Dia mengatakan, pengabdiannya selama lebih dari 30 tahun menjadi bukti kecintaannya pada negeri dan korps TNI. Karena itu, dia memastikan dirinya sangat mencintai TNI dan Indonesia.
Advertisement
Christian menilai pernyataannya dipelintir sehingga menimbulkan persepsi negatif di publik. Karena itu dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan khususnya kepada korps TNI.
Sementara itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, menginstruksikan Fraksi Partai NasDem di Komisi III DPR untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna membahas terminologi Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hal ini disampaikannya menyusul penangkapan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis, yang juga kader Partai NasDem, oleh KPK di Sulawesi Selatan pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Surya Paloh mempertanyakan penerapan istilah OTT yang dinilainya tidak tepat. Menurutnya, OTT seharusnya merujuk pada peristiwa di satu lokasi antara pemberi dan penerima yang sama-sama melanggar norma hukum.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada Sabtu 9 Agustus 2025 untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025.
Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, kepala negara bersama rombongan terbatas bertolak menuju Pangkalan Udara Paya Lebar Air Base (PLAB), Singapura, sekitar pukul 13.10 WIB.
Tampak melepas keberangkatan Presiden Prabowo menuju Singapura antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma Erwin Sugiandi, serta Danrem 051 Nugroho Imam Santoso.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Sabtu 9 Agustus 2025:
1. Ayah Prada Lucky Klarifikasi Pernyataannya Soal Bakar Bendera: Saya Cinta TNI dan NKRI!
Ayah almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Sersan Mayor (Serma) Christian Namo, menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI atas pernyataannya yang viral dan diplesetkan di media sosial. Ia menegaskan tak bermaksud menghina TNI.
"Saya tentara, tidak mungkin saya menghancurkan nama TNI," ujar Christian di Rote Ndao, Sabtu 9 Agustus 2025.
Dia mengatakan, pengabdiannya selama lebih dari 30 tahun menjadi bukti kecintaannya pada negeri dan korps TNI. Karena itu, dia memastikan dirinya sangat mencintai TNI dan Indonesia.
"Saya kerja untuk rakyat, untuk merah putih. 31 tahun jadi tentara, hidup saya untuk merah putih," tegas dia.
Christian menilai pernyataannya dipelintir sehingga menimbulkan persepsi negatif di publik. Karena itu dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan khususnya kepada korps TNI.
2. Anak Buahnya Ditangkap KPK, Surya Paloh Minta Fraksi NasDem di DPR Gelar RDP Bahas Terminologi OTT
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menginstruksikan Fraksi Partai NasDem di Komisi III DPR untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna membahas terminologi Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hal ini disampaikannya menyusul penangkapan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis, yang juga kader Partai NasDem, oleh KPK di Sulawesi Selatan pada Jumat, 8 Agustus 2025.
"Saya menginstruksikan agar komisi III memangil KPK dengar pendapat agar terminologi OTT bisa diperjelas, OTT itu apa yang dimaksudkan?," ujar Paloh usai membuka Rakernas NasDem, dikutip dari keterangan tertulis, dikutip Sabtu 9 Agustus 2025.
Paloh mempertanyakan penerapan istilah OTT yang dinilainya tidak tepat. Menurutnya, OTT seharusnya merujuk pada peristiwa di satu lokasi antara pemberi dan penerima yang sama-sama melanggar norma hukum.
3. Bertolak ke Singapura, Prabowo Hadiri Parade Hari Nasional 2025
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada Sabtu 9 Agustus 2025 untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025.
Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, kepala negara bersama rombongan terbatas bertolak menuju Pangkalan Udara Paya Lebar Air Base (PLAB), Singapura, sekitar pukul 13.10 WIB.
Tampak melepas keberangkatan Prabowo menuju Singapura antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma Erwin Sugiandi, serta Danrem 051 Nugroho Imam Santoso.
Selama kurang lebih dua jam perjalanan udara, Prabowo tiba di Pangkalan Udara Paya Lebar Air Base sekitar pukul 15.44 waktu Singapura.
Saat turun dari pesawat, Prabowo disambut oleh pihak Singapura, antara lain Menlu Singapura YM. Dr. Vivian Balakrishnan, Dubes Singapura untuk Indonesia YM. Kwok Fook Seng, dan ADC Kehormatan Singapura untuk Presiden RI Kolonel Dominic Koh.