NasDem Sindir Isu OTT Bupati Kolaka Timur: Jangan Buat Drama di Ruang Publik

Partai NasDem menyindir KPK tidak membuat drama operasi tangkap tangan yang dinarasikan menarget Bupati Kolaka Timur Abdul Azis.

oleh FauzanDiperbarui 07 Agustus 2025, 15:41 WIB
NasDem Klarifikasi Isu Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Kena OTT KPK

Liputan6.com, Jakarta Partai NasDem menyindir KPK tidak membuat drama operasi tangkap tangan yang dinarasikan menarget Bupati Kolaka Timur Abdul Azis. Bendahara NasDem Sahroni menegaskan, Abdul Azis yang merupakan kader NasDem tidak terjaring OTT seperti diberitakan.

"Tolong, jangan buat drama di ruang publik atau media sosial. Silakan melakukan penyelidikan, silakan menargetkan siapa pun, silakan lakukan semua yang diperlukan oleh aparat penegak hukum,"," kata Sahroni di Makassar, Kamis (7/8/2025).

Sahroni menjelaskan, Abdul Azis sedang mengikuti Rakernas Partai NasDem di Makassar hingga 10 Agustus 2025. Bahkan, dia mengaku bertemu Abdul Azis di hotel yang menjadi lokasi Rakernas.

Selain itu, Sahroni juga menghadirkan langsung Abdul Azis dalam konferensi pers untuk mengklarifikasi isu OTT KPK yang diungkap Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

"Berita yang disampaikan Pak Johanis Tanak tidak benar. Abdul Aziz ada di sebelah saya dan sedang mengikuti Rakernas Partai NasDem di Makassar," tegas Sahroni.

NasDem Dukung Proses Hukum KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR ini menyatakan, partai akan mendukung dan menghormati segala proses hukum KPK, sekalipun menjerat kader NasDem. Akan tetapi, NasDem menyayangkan, penyelidikan KPK itu dibuat seolah-olah terjadi OTT dengan sasaran Abdul Azis.

"Bila mana ada pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyelidikan tindak pidana, maka kami Partai NasDem mendukung penegakan hukum terhadap siapa pun. Tapi jangan dibuat drama. Jangan dibuat seolah-olah ini benar-benar OTT," ujar Sahroni.

Dalam penegakan hukum, kata Sahroni, KPK lebih baik memanggil sosok yang berperkara untuk dimintai keterangan ketimbang meramaikan berita OTT.

"Misal, kalau yang bersangkutan—dalam hal ini bupati menjadi target penegakan hukum, bisa saja penegak hukum memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, dalam proses penyelidikan," tutup Sahroni. 

KPK Sebut Abdul Azis Diamankan

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Menurut Budi, sang bupati, Abdul Azis turut diamankan.

"Termasuk itu (bupati) nanti kami akan update kembali, pihak-pihak siapa saja yang diamankan dlm kegiatan tangkap tangan tersebut," kata Budi kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Selain ada sejumlah pihak diamankan, Budi mengatakan terdapat barang bukti yang turut disita. Namun jumlah akan diberikan perkembangan berikutnya.

"Nanti akan kami sampaikan ya detilnya. Barang buktinya apa saja, berapa pihak yang diamankan, perkaranya apa gitu nanti akan kami sampaikan," jelas dia.

Budi mengaku belum bisa berbicara banyak soal kasus apa yang menjerat dari bupati Kolaka Timur. Nantinya hal itu akan disampaikan lebih rinci saat jumpa pers.

"Nanti kami update," dia menutup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya