Tiru SCBD, IKN Segera Tampung 3.500 ASN dari 16 Instansi

Kementerian PANRB telah menyampaikan kepada Otorita IKN, untuk menyusun kriteria prioritas pemindahan ASN. Sebanyak 16 kementerian dan lembaga telah terpilih untuk relokasi awal.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 04 Agustus 2025, 08:30 WIB
Mulai Senin, 3 Maret 2025, pegawai ASN di lingkungan Otorita IKN resmi berkantor penuh di Nusantara. (dok: @ikn_id)

Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal menerapkan konsep pengelolaan aset seperti di kawasan bisnis elite di Jakarta, yakni Sudirman Central Business District (SCBD). Rencananya, sebanyak 3.500 aparatur sipil negara (ASN) atau PNS dari 16 instansi pusat dalam waktu dekat akan segera berpindah ke ibu kota baru tersebut.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan IKN.

"Dari Istana disampaikan bahwa tidak akan ada moratorium, dan pembangunan IKN justru dipercepat. Presiden Prabowo memerintahkan agar pembangunan Yudikatif dan Legislatif segera diselesaikan dalam tiga tahun. IKN adalah proyek prioritas nasional yang secara hukum telah memiliki undang-undang serta anggaran yang sudah disiapkan," ujarnya, Senin (4/8/2025).

Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menambahkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menyampaikan kepada Otorita IKN, untuk menyusun kriteria prioritas pemindahan ASN. Sebanyak 16 kementerian/lembaga telah terpilih untuk relokasi awal, dengan jumlah ASN sekitar 3.500 orang.

"Saat ini IKN telah dihuni oleh sekitar 1.200 Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan jumlah pekerja konstruksi mencapai 5.000 orang. Jika kegiatan baru dimulai, bisa mencapai 25.000 orang," jelas Bimo.

"Selain itu, ada ribuan turis lokal yang datang setiap harinya, serta kunjungan rutin dari tamu-tamu pemerintah. Ini yang sering ditanyakan investor, berapa target market-nya? Kami yakin pengelolaan aset seperti di SCBD bisa diterapkan di sini, melalui kerja sama B2B yang menjanjikan," ungkapnya.

 

Fokus Bangun KIPP

Pegawai IKN Mulai Berkantor Penuh di Nusantara (instagram.com/ikn_id)

Lebih lanjut, Basuki selaku Kepala Otorita IKN menjelaskan, saat ini pembangunan difokuskan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

"Sekarang kita berada di KIPP 1A, terdapat Istana, di sebelah kanan adalah Legislatif, dan di sebelah kiri adalah Yudikatif. Ini semua akan kita bangun dalam tiga tahun. Saat ini pembangunan jalan di KIPP 1B juga sudah dimulai karena di sana ada beberapa investasi yang masuk," jelasnya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso mengutarakan, agar ekosistem perkotaan di IKN dapat berfungsi optimal, dibutuhkan elemen-elemen pendukung.

"Yang saat ini kami butuhkan agar ekosistem bisa berjalan adalah crowd, tempat-tempat keramaian dan juga lifestyle, seperti sarana olahraga. Jadi bukan sekadar memindahkan orang, tapi menciptakan kenyamanan agar betah tinggal di sini," kata Roi.

 

Artha Graha Lakukan Penjajakan

Menjawab kebutuhan itu, Otorita IKN telah menerima penjajakan dari Artha Graha Network, untuk membahas potensi investasi strategis di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Perwakilan Artha Graha Network Michael Iskandar menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi pembangunan IKN.

"Saya rasa pembangunan ini menarik, khususnya untuk sektor hospitality dan food & beverage (F&B). Itu akan kami pelajari lebih lanjut," ucap Michael.

Infografis Progres Pembangunan Bandara di IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya