Liputan6.com, Jakarta - Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) Khairul Hidayati meminta masyarakat berhati-hati dengan iklan palsu penerimaan pegawai BGN. Itulah top 3 news hari ini.
Menurut dia, informasi tersebut marak di media sosial dan diduga memiliki maksud tidak bertanggungjawab. Dia menegaskan, BGN dalam melangsungkan open recruitment tidak pernah meminta bayaran.
Advertisement
Karenanya, kata Khairul, semua pihak diminta waspada. Apalagi, lanjut dia, jika harus melampirkan informasi detil data pribadi.
Sementara itu, tangis putra bungsu almarhum Marsma Fajar Adrianto, Akmal Fadhililah Randy Kusuma pecah saat tiba di rumah duka untuk menemui sang ayah yang tutup usia, Minggu 3 Agustus 2025.
Marsma Fajar gugur dalam kecelakaan pesawat latih milik Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) di Kawasan Ciaruteun, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu siang.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, putra bungsu Marsma Fajar tiba di rumah duka, Jalan Triloka XI, Pancoran Jakarta Selatan pada pukul 17.49 WIB. Setibanya di rumah duka, Akmal pun langsung memeluk erat sang ibu, Dewi Kurnia.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait jagat sosial media dihebohkan dengan video pengibaran bendera selain merah putih di bulan kemerdekaan. Bendera tersebut adalah logo bajak laut dari anime one piece.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengingatkan ada ancaman pidana dari tindakan yang mencederai kehormatan bendera merah putih.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) berbunyi Setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara di bawah bendera atau lambang apa pun.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 3 Agustus 2025:
1. Waspada Rekrutmen Palsu! BGN Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya atau Minta Data Pribadi
Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati meminta masyarakat berhati-hati dengan iklan palsu penerimaan pegawai BGN.
Menurut dia, informasi tersebut marak di media sosial dan diduga memiliki maksud tidak bertanggungjawab.
"Sehubungan dengan maraknya informasi yang beredar mengenai seleksi pendaftaran pegawai Badan Gizi Nasional (BGN), kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi BGN," kata Khairul melalui siaran pers diterima, Minggu 3 Agustus 2025.
Dia menegaskan, BGN dalam melangsungkan open recruitment tidak pernah meminta bayaran. Karenanya, semua pihak diminta waspada. Apalagi jika harus melampirkan informasi detil data pribadi.
2. Tangis Putra Bungsu Marsma Fajar Adrianto Pecah, Langsung Dipeluk Ibunda saat Tiba di Rumah Duka
Tangis putra bungsu almarhum Marsma Fajar Adrianto, Akmal Fadhililah Randy Kusuma pecah saat tiba di rumah duka untuk menemui sang ayah yang tutup usia, Minggu 3 Agustus 2025.
Marsma Fajar gugur dalam kecelakaan pesawat latih milik Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) di Kawasan Ciaruteun, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu siang.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, putra bungsu Marsma Fajar tiba di rumah duka, Jalan Triloka XI, Pancoran Jakarta Selatan pada pukul 17.49 WIB. Setibanya di rumah duka, Akmal pun langsung memeluk erat sang ibu, Dewi Kurnia.
Akmal menangis di pelukan sang ibu. Kesedihan terlihat di wajah keduanya. Sang ibu pun mencoba menenangkan Akmal. Dewi pun membawa Akmal ke dalam rumah untuk melihat almarhum sang ayah. Dia dibantu oleh satu keluarga.
3. Viral Pengibaran Bendera Bajak Laut One Piece, Budi Gunawan Ingatkan Ancaman Pidana
Jagat sosial media dihebohkan dengan video pengibaran bendera selain merah putih di bulan kemerdekaan. Bendera tersebut adalah logo bajak laut dari anime one piece.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengingatkan ada ancaman pidana dari tindakan yang mencederai kehormatan bendera merah putih.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) berbunyi Setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara di bawah bendera atau lambang apa pun.
"Ini adalah upaya untuk melindungi martabat dan simbol negara," kata Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu 3 Agustus 2025.