Siap-Siap, ASN 15 Kementerian Pindah ke IKN dalam Waktu Dekat

Kepastian itu disampaikan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono. Dia pastikan perpindahan ASN ke IKN terus berlanjut.

oleh Lia HarahapDiperbarui 31 Juli 2025, 15:38 WIB
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga mengonfirmasi kesiapan infrastruktur dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Perpindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN di Provinsi Kalimantan Timur terus berlanjut sesuai arahan pemerintah pusat. Kepastian itu disampaikan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono.

"Proses pemindahan ASN ke IKN akan terus lanjut sesuai rencana pemerintah pusat," ujar Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (31/7/2025).

Dia menjelaskan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah merancang pemindahan ASN dari 15 kementerian ke IKN dalam waktu dekat.

Sudah Seribuan ASN Pindah ke IKN

Pegawai IKN Mulai Berkantor Penuh di Nusantara (instagram.com/ikn_id)

Sampai hari ini, diklaim sudah 1.170 orang pegawai pindah ke IKN dan menghuni beberapa tower ASN.

Selain itu, 109 orang pegawai dari Rumah Sakit Kementerian Kesehatan juga telah bekerja dan tinggal di kawasan IKN.

Kehadiran ASN tersebut diperkuat dengan perpindahan pegawai dari berbagai lembaga negara dan kementerian, seperti Bank Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Sejumlah pegawai balai-balai teknis di bawah Kementerian PU juga sudah pindah ke IKN," jelas Basuki.

ASN Terus Dipindah Bertahap

Pemerintah memutuskan menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di Jakarta bukan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tampak dalam foto, pemandangan umum yang menunjukkan Istana Kepresidenan di Ibu Kota Nusantara, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 17 Agustus 2024, selama perayaan yang menandai Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79. (BAY ISMOYO/AFP)

Perpindahan ASN secara bertahap ke IKN itu seiring seluruh tahapan persiapan pembangunan tahap kedua telah rampung, termasuk aspek penganggaran.

Basuki menambahkan pembangunan tahap kedua merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang difokuskan pada pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif beserta ekosistem pendukung lainnya.

"Dan infrastruktur transportasi udara, yakni Bandara Nusantara diubah status menjadi bandara umum melalui persetujuan DPR Ri," tambahnya.

Menurut ia, Bandara Nusantara akan mengakomodasi kebutuhan penumpang dari wilayah Kalimantan bagian barat, seperti Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Paser.

Infografis Plus Minus ASN Tinggal di IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya