Mitsubishi Destinator Berbeda dengan Xforce, Begini Penjelasannya

Sekadar informasi, Mitsubishi Destinator dikembangkan dan diproduksi di Indonesia. Mengisi celah antara Mitsubishi Xforce dan Pajero Sport, model ini hadir sebagai SUV premium yang memadukan kenyamanan, ketangguhan, dan prestise.

oleh Liputan6.comDiperbarui 30 Juli 2025, 11:03 WIB
Mitsubishi Destinator dalam GIIAS 2025. 

Liputan6.com, Jakarta Banyak yang mengira jika Mitsubishi Destinator merupakan XForce versi 7-seater. Dengan tegas, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyangkalnya.

"(Keduanya) beda banget. (Destinator) tiga baris, beda banget (dengan Xforce yang dua baris). Performanya juga beda banget. Semuanya berbeda," terang Presiden Direktur PT MMKSI Atsushi Kurita di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Mitsubishi Destinator dalam GIIAS 2025. 

Hal senada disampaikan Rifat Sungkar, pembalap nasional sekaligus brand ambassador Mitsubishi Motors Indonesia. Menurut dia, hal yang paling mudah membedakan antara Destonator dengan Xforce bisa dilihat dari pilar A.

"Kalau mau tahu mobil ini sama apa enggak dengan Xforce yang paling gampang lihat pilar A. Kalau dilihat samping-sampingan beda. (Pilar A) Xforce itu miring, Destinator lurus," kata Rifat. 

"Kalau mobil pilar A-nya sudah beda berarti seluruh konstruksi mobilnya berbeda. Pada dasarnya mobil ini adalah wajah terbaru dari Dynamic Shield design jadi tidak bisa dipungkiri jika memiliki kemiripan. Tapi yang terpenting adalah coba dulu untuk test drive (biar bisa merasakan perbedaannya)," lanjut bapak dua anak tersebut.

Mitsubishi Destinator dalam GIIAS 2025. 

Sekadar informasi, Mitsubishi Destinator dikembangkan dan diproduksi di Indonesia. Mengisi celah antara Mitsubishi Xforce dan Pajero Sport, model ini hadir sebagai SUV premium yang memadukan kenyamanan, ketangguhan, dan prestise.

Dari sisi performa, Mitsubishi Destinator mengandalkan mesin turbo MIVEC 1,5 liter yang mampu menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi puncak 250 Nm. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi CVT. 

Mitsubishi juga membekali mobil ini dengan lima mode berkendara yang bisa digunakan sesuai kebutuhan, di antaranya Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac.

Mitsubishi Destinator dalam GIIAS 2025. 

Selain itu, Destinator turut mengadopsi fitur Diamond Sense, Advanced Driver Assistance System (ADAS) dari Mitsubishi Motors, yang meliputi Forward Collision Mitigation System (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Automatic High Beam (AHB), dan Multi Around Monitor, yang memudahkan parkir dan manuver dengan tampilan visual 360 derajat.

Liputan6.com sendiri telah mencoba Mitsubishi Destinator. Selain uji coba di rute harian, kami juga menjajal trek spesial yang dirancang untuk menunjukkan beragam fitur unggulannya.

Dapat kami simpulkan bahwa Mitsubishi Destinator merupakan kendaraan yang sangat menarik dan cocok bagi konsumen keluarga Indonesia. Mobil ini cocok untuk konsumen yang mendambakan kebersamaan dengan keluarga, dan merayakan pencapaian hidup.

Desain eksterior yang apik juga tangguh, kemewahan interior serta kelapangan kabin, kepraktisan utilitas, serta performa dan fitur keselamatan tinggi dengan fitur-fitur ADAS, menjadi sebuah paket lengkap kendaraan keluarga.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya