Liputan6.com, Jakarta - Polri mengungkap misteri kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa 8 Juli 2025. Itulah top 3 news hari ini.
Tim Pusident Bareskrim Polri, Aipda Sigit Kusdiyanto mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan hanya ditemukan sidik jari Arya Daru pada lakban yang melilit kepala korban. Tak ada sidik jari orang lain.
Advertisement
Sigit menjelaskan, dari lakban yang diamankan polisi sebagai barang bukti, ditemukan beberapa sidik jari. Namun, setelah dilakukan analisis, hanya satu sidik jari yang terbaca. Sidik jari itu cocok dengan ADP.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono merespons soal tuduhan 'Partai Biru' yang menjadi dalang di balik kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, tudingan itu sebagai fitnah keji, sesat, dan upaya adu domba politik yang tidak berdasar.
Ibas menegaskan partainya tidak ada hubungan dengan isu ijazah Jokowi. Karenanya, kepada para pihak yang sengaja menyebarkan isu tersebut, pihaknya mempertimbangkan langkah hukum.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait sebanyak 1.252 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta dikerahkan untuk mengamankan laga final Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Vietnam U-23, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa 29 Juli 2025 malam.
Rangkaian pengamanan dimulai dengan pelaksanaan Technical Working Group (TWG) dan dilanjutkan Apel Pengamanan pada pukul 16.00 WIB di Pintu Kuning GBK. Sementara kick off pertandingan dijadwalkan pukul 20.00 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dalam hingga luar stadion, dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan tetap tegas.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 29 Juli 2025:
1. Terungkap! Ini Pemilik Sidik Jari Tunggal pada Lakban yang Lilit Kepala Diplomat Muda Kemlu
Polri mengungkap misteri kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa 8 Juli 2025.
Tim Pusident Bareskrim Polri, Aipda Sigit Kusdiyanto mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan hanya ditemukan sidik jari Arya Daru pada lakban yang melilit kepala korban. Tak ada sidik jari orang lain.
"Hasil identifikasi sidik jari di lakban diperoleh yaitu sidik jari ADP," kata Sigit dalam konferensi pers, Selasa 29 Juli 2025.
Sigit menjelaskan, dari lakban yang diamankan polisi sebagai barang bukti, ditemukan beberapa sidik jari. Namun, setelah dilakukan analisis, hanya satu sidik jari yang terbaca. Sidik jari itu cocok dengan ADP.
2. Geram Soal Tudingan ‘Partai Biru’ Dalang Isu Ijazah Jokowi, Ibas: Fitnah Keji, Adu Domba Politik!
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono merespons soal tuduhan 'Partai Biru' yang menjadi dalang di balik kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Menurut dia, tudingan itu sebagai fitnah keji, sesat, dan upaya adu domba politik yang tidak berdasar.
"Kami dari Partai Demokrat menanggapi dengan tegas tuduhan bahwa ‘partai biru’ adalah dalang di balik isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Tuduhan ini adalah fitnah keji, tidak berdasar, dan merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap institusi politik yang sah. Kami menolak keras segala bentuk politisasi kebohongan demi kepentingan sempit," kata pria karib disapa Ibas iti melalui siaran pers diterima, Selasa 29 Juli 2025.
Ibas menegaskan partainya tidak ada hubungan dengan isu ijazah Jokowi. Karenanya, kepada para pihak yang sengaja menyebarkan isu tersebut, pihaknya mempertimbangkan langkah hukum.
3. Final Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam di GBK, 1.252 Personel Gabungan Disiagakan
Sebanyak 1.252 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta dikerahkan untuk mengamankan laga final Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Vietnam U-23, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa, 29 Juli 2025 malam.
Rangkaian pengamanan dimulai dengan pelaksanaan Technical Working Group (TWG) dan dilanjutkan Apel Pengamanan pada pukul 16.00 WIB di Pintu Kuning GBK. Sementara kick off pertandingan dijadwalkan pukul 20.00 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dalam hingga luar stadion, dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan tetap tegas.
"Ini adalah pertandingan besar yang jadi perhatian kawasan bahkan dunia. Suporter Indonesia harus menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang baik, sportif, dan menjaga nama baik bangsa," ujar Kombes Susatyo.