Kata Media Vietnam: Dinh Bac, Senjata Rahasia Vietnam untuk Kalahkan Indonesia

Media Vietnam menyebut Dinh Bac sebagai pemain paling berbahaya di skuad Vietnam U-23. Final kontra Indonesia disebut sebagai panggung ideal bagi sang penyerang muda untuk unjuk kualitas.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 28 Juli 2025, 13:55 WIB
Sayangnya, keunggulan Filipina hanya bertahan selama lima menit. Vietnam berhasil mencetak gol balasan dan membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 lewat gol Nguyen Dinh Bac pada menit ke-41. Skor imbang itu bertahan hingga 45 menit pertama berakhir. (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta Media Vietnam menyebut Nguyen Dinh Bac sebagai pemain yang tak tergantikan dalam perjalanan Vietnam U-23 menuju final Piala AFF U-23 2025. Menurut Thethaovanhoa.vn, penyerang milik CAHN itu kini jadi nama yang paling diwaspadai oleh kubu tuan rumah Indonesia.

Dinh Bac dianggap tampil stabil dan punya kemampuan menciptakan momen krusial di saat penting. Dengan usia yang masih 21 tahun, dia menunjukkan kematangan di atas rata-rata dan dipercaya menjadi harapan utama pelatih Kim Sang-sik dalam misi meraih gelar ketiga beruntun.

Hingga jelang final, Dinh Bac telah mencetak dua gol, salah satunya menjadi penentu kemenangan atas Filipina U-23 di semifinal. Gol itu disebut sebagai bukti konkret ketenangan dan insting tajam yang dimilikinya dalam laga besar.


Serbabisa, Kreatif, dan Punya Jiwa Pemimpin

Penyerang Vietnam Nguyen Dinh Back (7) mencetak gol ke gawang Filipina dalam laga semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/7/2025). (Bola.com/Abdul Aziz).

Thethaovanhoa.vn mencatat bahwa Dinh Bac bukan sekadar pencetak gol. Ia mampu menggiring bola dengan kecepatan tinggi, piawai dalam kombinasi, dan punya kreativitas untuk membuka pertahanan lawan.

Pengalaman di level senior juga jadi nilai plus. Ia pernah mencetak gol ke gawang Jepang saat memperkuat timnas senior, dan itu memberinya rasa percaya diri saat menghadapi lawan tangguh seperti Indonesia di final.

Pelatih Kim Sang-sik memanfaatkannya dengan fleksibel, kadang dimainkan sebagai winger kiri, kadang sebagai playmaker di belakang striker. Pergerakan cerdasnya membuat lini serang Vietnam lebih cair dan sulit ditebak. Gol ke gawang Filipina pun lahir dari kemampuan membaca ruang dan eksekusi yang presisi.


Ancaman Serius bagi Lini Belakang Indonesia

Timnas Vietnam U-23 dalam pertandingan melawan Filipina di semifinal Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Jakarta, Jumat (25-7-2025). Vietnam memastikan ke final. (Dok. vff.org.vn)

Menurut Thethaovanhoa.vn, dalam situasi ketika permainan Vietnam mulai terbaca lawan, Dinh Bac justru bisa jadi pembeda. Kreativitas dan kemampuan duel satu lawan satu menjadi senjata tersendiri di partai final yang diprediksi berlangsung ketat.

Namun demikian, laporan yang sama juga mengakui bahwa tekanan besar menanti sang pemain. Bermain di bawah sorotan ribuan suporter tuan rumah dan menghadapi bek-bek tangguh Timnas Indonesia U-23 jelas bukan perkara mudah.

Tetap saja, jika Dinh Bac mampu melewati tekanan itu, ia disebut berpotensi menjadi tokoh sentral kemenangan Vietnam. Sebagai pemain yang punya insting menyerang, visi bermain, dan semangat tinggi, ia diyakini bisa menjadi pemantik semangat dan pengatur tempo dalam laga penting ini.

 
 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya