Liputan6.com, Jakarta - Pemerintahan Donald Trump telah mengambil saham langsung di perusahaan-perusahaan dalam skala yang jarang terlihat di Amerika Serikat (AS) di luar masa perang dan krisis ekonomi. Hal ini mendorong Partai Republik yang secara tradisional memperjuangkan kapitalisme pasar bebas untuk merangkul intervesi negara dalam industri yang dianggap penting bagi keamanan nasional.
Mengutip CNBC, Minggu (27/7/2025), Nippon Steel Jepang setuju memberikan Presiden Donald Trump “golden shares” di US Steel sebagai syarat merger kedua perusahaan tersebut.
Advertisement
Trump kini secara pribadi memegang hak veto yang sangat besar atas keputusan bisnis besar yang dibuat oleh produsen baja terbesar ketiga di Amerika Serikat.
“Anda tahu siapa yang memiliki golden shares? Saya,” ujar Trump pada pertemuan puncak tentang kecerdasan buatan dan energi di Pittsburg pada 15 Juli 2025.
Pakar investasi asing dan keamanan nasional, Sarah Bauerle Danzman menuturkan, golden shares presiden di US Steel serupa dengan nasionalisasi perusahaan tetapi tanpa manfaat apapun yang biasanya diterima perusahaan, seperti investasi langsung oleh pemerintah.
Namun, pemerintahan Trump menunjukkan awal bulan ini mereka juga bersedia membeli saham langsung dari perusahaan-perusahaan publik. Departemen Pertahanan atau Pentagon setuju untuk membeli saham senilai USD 400 juta atau Rp 6,51 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.293) di perusahaan tambang tanah jarang MP Materials, menjadikan Pentagon sebagai pemegang saham terbesar perusahaan tersebut.
Pakar mineral penting di Center for Strategic and International Studies menuturkan, tingkat dukungan pemerintah federal untuk perusahaan pertambangan ini belum pernah terjadi sebelumnya.
"Ini adalah kerja sama publik-swasta terbesar yang pernah ada dalam industri pertambangan di Amerika Serikat,” kata Baskaran.
“Secara historis, Departemen Pertahanan tidak pernah melakukan penyertaan modal di perusahaan pertambangan atau proyek pertambangan,” ia menambahkan.
Intervensi Perusahaan
Danzman menuturkan, kepemilikan unik Trump atas Partai Republik memberinya kemampuan untuk mengintervensi perusahaan dalam skala yang secara politis akan sulit bagi seorang presiden dari Partai Demokrat.
“Presiden dari Partai Demokrat itu akan dituduh komunis dan banyak politisi Republik lainnya mungkin tidak akan merasa nyaman bergerak ke arah ini karena komitmen mereka yang lebih besar terhadap prinsip-prinsip pasar,” kata Danzman. Trump memperluas jangkauan intervensi negara di pasar di AS, ujarnya.
Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Lebih banyak intervensi mungkin akan segera dilakukan seiring pemerintahan Trump mengembangkan kebijakan untuk mendukung perusahaan-perusahaan AS di industri strategis melawan persaingan yang didukung negara dari China.
Menteri Dalam Negeri Doug Burgum mengatakan pada April pemerintah AS mungkin perlu melakukan "investasi ekuitas di setiap perusahaan yang bersaing dengan Tiongkok dalam mineral penting."
Timbulkan Pertanyaan soal Investasi Pemerintah ke Depan
"Investasi Pentagon di MP Materials merupakan model untuk kemitraan publik-swasta di masa depan, kata CEO James Litinsky.
"Ini cara baru untuk mempercepat pasar bebas, untuk mendapatkan rantai pasokan yang kita inginkan,” kata Litinsky.
"Pemerintah AS membantu industri pertambangan melawan merkantilisme China,” ia menambahkan.
Sementara itu, golden shares di US Steel merupakan model potensial untuk investasi asing langsung. “Transaksi yang benar-benar memengaruhi keamanan nasional kita, tetapi di mana hal itu akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi kita,” kata Senator Dave McCormick.
Analis Gordon Haskett, Don Bilson menuturkan, orang-orang akan bertanya di mana pemerintahan ini akan menemukan investasi berikutnya setelah mengambil saham di US Steel dan MP.
Pada Januari, Trump mengusulkan agar AS mengambil 50% saham di aplikasi media sosial TikTok sebagai bagian dari usaha patungan. ByteDance China dijadwalkan oleh undang-undang yang baru disahkan untuk divestasikan TikTok atau platform itu akan dilarang di AS. Trump memperpanjang batas waktu kepatuhan ByteDance hingga 17 September.