Potret Udara Wilayah Calumpit Filipina Pasca-Terjangan Topan Co-May

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 25 Juli 2025, 14:35 WIB
Topan Co-May Terjang Filipina
Sebuah sungai di Calumpit, provinsi Bulacan, sebelah utara Manila meluap akibat hujan lebat yang disebabkan oleh Topan Co-May pada 25 Juli 2025. Luapan sungai tersebut menyebabkan sejumlah warga terendam air dengan ketinggian nyaris menyentuh atap. Tim penyelamat di Filipina utara melakukan evakuasi dengan menjemput warga yang terdampar akibat banjir dan mengirimkan pasokan dengan perahu. Sementara itu, meningkatnya kekuatan Topan Co-May berimbas pada penutupan sejumlah sekolah dan kantor pemerintah di Manila serta 34 provinsi di Filipina pada Jumat (25/7/2025). Diketahui, Topan Co-May menjadi siklon tropis kelima yang menghantam Filipina tahun ini. Negara kepulauan ini secara rutin dilanda sekitar 20 topan setiap tahun karena letaknya di jalur badai Pasifik. Saat ini, Filipina masih memulihkan diri dari dampak dahsyat dari Badai Tropis Wipha beberapa waktu lalu, yang menewaskan 12 orang dan membuat warga mengungsi, sementara 8 orang masih hilang.
Sebuah foto udara menunjukkan desa-desa yang terendam banjir di Calumpit, provinsi Bulacan, sebelah utara Manila pada tanggal 25 Juli 2025, setelah sebuah sungai meluap akibat hujan lebat yang disebabkan oleh Topan Co-May. (Ted ALJIBE/AFP)
Sebuah sungai di Calumpit, provinsi Bulacan, sebelah utara Manila meluap akibat hujan lebat yang disebabkan oleh Topan Co-May pada 25 Juli 2025. (Ted ALJIBE/AFP)
Luapan sungai tersebut menyebabkan sejumlah warga terendam air dengan ketinggian nyaris menyentuh atap. (Ted ALJIBE/AFP)
Tim penyelamat di Filipina utara melakukan evakuasi dengan menjemput warga yang terdampar akibat banjir dan mengirimkan pasokan dengan perahu. (Ted ALJIBE/AFP)
Sementara itu, meningkatnya kekuatan Topan Co-May berimbas pada penutupan sejumlah sekolah dan kantor pemerintah di Manila serta 34 provinsi di Filipina pada Jumat (25/7/2025). (Ted ALJIBE/AFP)
Diketahui, Topan Co-May menjadi siklon tropis kelima yang menghantam Filipina tahun ini. (Ted ALJIBE/AFP)
Negara kepulauan ini secara rutin dilanda sekitar 20 topan setiap tahun karena letaknya di jalur badai Pasifik. (Ted ALJIBE/AFP)
Saat ini, Filipina masih memulihkan diri dari dampak dahsyat dari Badai Tropis Wipha beberapa waktu lalu, yang menewaskan 12 orang dan membuat warga mengungsi, sementara 8 orang masih hilang. (Ted ALJIBE/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya