Mantan Ketua KPK dan 11 Nama Berstatus Terlapor Dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu, Begini Respons Jokowi

Presiden ke-7 RI Jokowi mengaku tidak tahu menahu terkait munculnya 12 nama terlapor dalam laporan pencemaran nama baik dan fitnah soal tudingan ijazah palsu miliknya.

oleh Fajar AbroriDiperbarui 25 Juli 2025, 18:33 WIB
Presiden ke-7 RI Jokowi di depan kediaman pribadinya di Solo, Jumatn(24/7).(Liputan6.com/Fajar Abrori).

Liputan6.com, Solo Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait munculnya nama 12 orang sebagai terlapor dalam kasus tudingan ijazah palsu. Dari 12 nama tersebut terdapat mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad

"Begini jadi yang saya laporkan itu peristiwa, peristiwa mengenai dugaan pencemaran nama baik dan fitnah itu. Jadi saya tidak melaporkan nama," kata Jokowi kepada warawan di depan kediaman pribadinya di Solo, Jumat (25/7/2025).

Jokowi melanjutkan, laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya . Dari hasil penyelidikan penyidik itu lantas muncul 12 nama sebagai terlapor. "Jadi sekali lagi yang saya laporkan peristiwa dugaan pencemaran nama baik dan fitnah," ujar dia.

Jokowi dengan tegas membantah bahwa munculnya nama mantan Ketua KPK Abraha Samad bukan karena laporan yang dilayangkan dirinya dalam laporan kasus dugaan ijazah palsu. Nama-nama tersebut muncul karena hasil penyelidikan di kepolisian.

"(Munculnya nama Abraham Samad dari Jokowi?) Bukan, itu karena proses penyelidikan yang ada Polri," ujar dia.

 

Muncul 12 Nama Terlapor

Seperti diketahui nama mantan Ketua KPK Abraham Samad turut disebut saat pemeriksaan saksi dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Hal itu diungkapkan oleh Freddy Alex Damanik, Wakil Ketua Umum Relawan Projo, usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis (17/7/2025)

"Saat ditanya, kenal tidak Abraham Samad. Saya bilang secara pribadi tidak kenal, tapi saya tahu," kata Freddy kepada wartawan.

Freddy mengaku tidak memberikan keterangan apa pun terkait hal-hal yang melibatkan Abraham Samad karena tidak memiliki informasi secara langsung.

"Kemudian (ditanya) apa yang kamu ketahui? Oh saya tidak tahu tentang apa yang dikontenkan atau informasi tentang Abraham samad, jadi saya tidak memberikan keterangan apapun tentang Abraham Samad," ucapnya.

Freddy mengatakan penyidik sejauh ini belum menetetapkan satu pun sebagai tersagka. Namun, ia menyebut terdapat sekitar 12 nama yang diduga sebagai terlapor dalam kasus ini, antara lain Roy Suryo, Rismon dan Dokter Tifa.

"Tersangka belum ada, tetapi yang diduga dakukan oleh kurang lebih 12 orang. Roy Suryo ada, Rismon ada, dr Tifa ada," kata Freddy.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya