Deretan Hoaks Catut Nama Nadiem Makarim yang Bikin Geger Publik, Simak Daftarnya

Simak deretan hoaks catut nama Nadiem Makarim yang kerap beredar di media sosial.

oleh Adyaksa VidiDiperbarui 23 Juli 2025, 11:19 WIB
Mantan Mendikbud Nadiem Makarim irit bicara usai diperiksa penyidik Kejagung sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran informasi palsu atau hoaks menjadi tantangan serius di era digital, terutama ketika melibatkan figur publik. Salah satu tokoh yang namanya kerap dicatut dalam berbagai disinformasi adalah mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Karier Nadiem Makarim Dalam Bahaya karena Dituntut Bank Indonesia

Beredar di media sosial postingan artikel yang mengklaim Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam bahaya setelah dituntut Bank Indonesia. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Agustus 2024.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel Detik News berjudul "Karier Nadeem Makarim dalam Bahaya"

Postingan itu disertai narasi "Bank Indonesia telah mengajukan tuntutan terhadap Nadiem Makarim"

Akun itu menambahkan narasi "Ini Screenshoot yg ngomong ya bukan gue..."

Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam bahaya setelah dituntut Bank Indonesia? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Nadiem Makarim Berbagi Uang Pengadaan Laptop Rp 11 Triliun dengan Mantan Presiden Jokowi

Beredar di media sosial postingan artikel Nadiem Makarim berbagi uang pengadaan laptop Rp 11 triliun dengan mantan Presiden Jokowi. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 1 Juni 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul "Nadim Makarim Tegaskan pengadaan laptop sebesar 11 Triliun Bagi Dua sama Pak Jokowi Gibran saksinya di Solo"

Akun itu menambahkan narasi:

"*Nadim Makarim Tegaskan Uang Pengadaan Laptop 11 Triliun Dibagi Dua Sama Moelyono & Fufufufu, Saksinya Ada di Solo**Terkutuk lah Moelyono & Fufufufu* yang begitu tega mengambil uang untuk Program Pendidikan Rakyat Indonesia.Ternyata yang ngembat duit anggaran Laptop Kementrian Diknas sebesar Rp. 11 triliun adalah Moelyono & Fufufufu"

Lalu benarkah postingan artikel Nadiem Makarim berbagi uang pengadaan laptop Rp 11 triliun dengan mantan Presiden Jokowi? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Nadiem Makarim Serahkan Uang Pengadaan Laptop Rp 450 Triliun pada Jokowi di Solo

Beredar di media sosial postingan artikel Nadiem Makarim menyerahkan uang pengadaan laptop Rp 450 triliun pada Jokowi di Solo. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 20 Juli 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNBC Indonesia berjudul:

"Nadiem Makarim Uang Pengadaan Laptop 450 Triliun Saya Serahkan kepada Pak Jokowi di Rumahnya Disolo Kalau Tidak Percaya Tanya Gibran dan Kaesang Dia Ada Waktu Saya Menyerahkan Uang"

Akun itu menambahkan narasi:

"Semoga menjadi pembuka jalan untuk mengadili Jokowi dan keluarganya sebelum TERLAMBAT,,,"

Lalu benarkah postingan artikel Nadiem Makarim menyerahkan uang pengadaan laptop Rp 450 triliun pada Jokowi di Solo? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya