Mengapa Barcelona Tetap Kepincut Gaet Marcus Rashford dari Manchester United?

Barcelona menunjukkan minat serius pada Marcus Rashford dari Manchester United, meskipun tim Catalan ini tak kekurangan pencetak gol. Apa alasan di balik ketertarikan mereka?

oleh ThomasDiterbitkan 20 Juli 2025, 22:00 WIB
Marcus Rashford bersiap untuk pertandingan Premier League antara Manchester United melawan Newcastle pada Selasa, 31 Desember 2024.

Liputan6.com, Jakarta Spekulasi mengenai masa depan penyerang Manchester United, Marcus Rashford, memasuki babak baru dengan munculnya ketertarikan serius dari raksasa La Liga, Barcelona. Meskipun klub Catalan ini dikenal memiliki lini serang yang cukup mumpuni dengan deretan pencetak gol, nama Rashford justru menjadi prioritas dalam daftar belanja mereka.

Ketertarikan ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola, mengingat Barcelona seolah tak kekurangan amunisi di lini depan.

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, secara terang-terangan mengakui bahwa Marcus Rashford memang masuk dalam daftar pemain incaran mereka untuk bursa transfer mendatang. Pengakuan ini mengindikasikan keseriusan Barcelona untuk mendatangkan pemain berusia 27 tahun tersebut ke Camp Nou.

Isu kepindahan Rashford semakin menguat setelah ia dikabarkan tidak masuk dalam proyeksi pelatih baru Manchester United, Ruben Amorim, dan bahkan sempat dikaitkan dengan kepindahan permanen ke Aston Villa sebelum akhirnya kembali ke Old Trafford.

Minat Barcelona terhadap Marcus Rashford tidak hanya sekadar rumor, melainkan didasari oleh beberapa pertimbangan strategis yang matang. Terlepas dari keberadaan penyerang-penyerang tajam di skuad mereka, Barcelona melihat Rashford sebagai solusi atas kebutuhan spesifik di lini serang serta bagian dari rencana jangka panjang klub.

Fleksibilitas posisi dan potensi regenerasi menjadi faktor kunci yang membuat Barcelona kepincut gaet Marcus Rashford dari MU.


Mengisi Kekosongan di Lini Serang Kiri

Striker Manchester United asal Inggris bernomor punggung 10, Marcus Rashford, bertepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 31 Desember 2024. Newcastle memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Darren Staples/AFP)

Barcelona secara spesifik membutuhkan pemain sayap kiri berkualitas tinggi setelah kepergian Neymar dan kegagalan mereka mendapatkan target seperti Nico Williams atau Luis Diaz. Marcus Rashford, dengan kemampuannya bermain sebagai penyerang sayap kiri dan juga penyerang tengah, dianggap sebagai solusi ideal untuk mengisi kekosongan tersebut. Fleksibilitas ini menjadi daya tarik utama bagi pelatih baru Barcelona, Hansi Flick, yang dikabarkan sangat mendambakan jasa Rashford.

Gaya bermain Marcus Rashford yang cepat, eksplosif, dan mampu menusuk dari sisi sayap sangat cocok dengan filosofi permainan Barcelona yang mengandalkan kecepatan dan kreativitas di lini depan. Hansi Flick sendiri disebut terkesan dengan kemampuan Rashford yang serba bisa, memungkinkannya beroperasi di kedua sisi sayap maupun sebagai penyerang sentral. Hal ini memberikan banyak opsi taktis bagi tim.

Lanjut Baca:

Pengakuan langsung dari Direktur Olahraga Barcelona, Deco, yang menyatakan ketertarikan pada Rashford, semakin memperkuat spekulasi ini. Deco secara terbuka mengakui bahwa Rashford adalah salah satu pemain yang mereka suka dan masuk dalam daftar belanja klub. Ini menunjukkan bahwa ketertarikan ini bukan sekadar rumor media, melainkan sebuah rencana konkret dari manajemen klub Catalan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya