Nenek di Lampung Timur Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Anak Angkatnya

Dalam penyelidikan awal, polisi mendapati bahwa pelaku pembunuhan adalah Tito Kurniawan, anak angkat korban yang tinggal serumah.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 18 Juli 2025, 11:07 WIB
Ilustrasi mayat. Foto : (Istimewa).

Liputan6.com, Lampung Timur - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Mbah Nah ditemukan tewas dengan luka pada bagian kepala di rumahnya di Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Rabu pagi (16/7/2025). Pelaku pembunuhan ternyata adalah anak angkat korban sendiri.

Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari Yuyun, mengonfirmasi peristiwa tersebut. 

Dia bilang, kasus dugaan pembunuhan tersebut tengah ditangani oleh jajaran Polres Lampung Timur setelah menerima laporan dari warga.

“Benar, kemarin kami mendapat laporan adanya dugaan pembunuhan terhadap seorang wanita lansia. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian kepala,” ujar Yuni saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).

Pelaku Luka dan Sempat Coba Bunuh Diri

Dalam penyelidikan awal, polisi mendapati bahwa pelaku pembunuhan adalah Tito Kurniawan, anak angkat korban yang tinggal serumah. Tito diduga menyerang Mbah Nah dan kemudian mencoba melukai dirinya sendiri setelah kejadian.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka,” kata Yuni. Namun, polisi belum dapat membeberkan secara rinci motif pembunuhan tersebut.

Pihak kepolisian masih menunggu kondisi pelaku membaik untuk bisa dimintai keterangan secara menyeluruh. Hingga kini, belum diketahui pasti alasan Tito nekat menghabisi nyawa ibu angkatnya.

“Motifnya masih kami dalami. Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam proses perawatan. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah ada hasil pemeriksaan,” ujar Yuni.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. 

"Sejumlah barang bukti di lokasi kejadian sudah kami amankan guna mendukung proses penyelidikan," tutup dia.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya