IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini 16 Juli 2025

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dipengaruhi sentimen suku bunga acuan Bank Indonesia dan Indonesia kena tarif impor 19%.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 16 Juli 2025, 09:00 WIB
IHSG ditutup pada level 7.220,88. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu (16/7/2025). Sentimen suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memangkas tarif impor jadi 19% dari 32% akan pengaruhi IHSG.

Dalam Kiwoom Research menyebutkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) akan memainkan peranan penting sentimen pasar Rabu pekan ini.Dalam riset itu disebutkan kalau Bank Indonesia dinilai belum perlu menurunkan suku bunga saat ini.

“Hari ini pelaku pasar akan memonitor hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diramalkan punya peluang menurunkan suku bunga acuan BI7DRR sebanyak 25 basis poin ke level 5,25%,” demikian seperti dikutip.

Selain itu, AS juga memangkas tarif impor Indonesia menjadi 19% dari sebelumnya 32%. Hal ini sebagai bagian dari kesepakatan bilateral baru menjelang tenggat 1 Agustus untuk penaikan tarif menyeluruh. Sebagai gantinya, AS akan memperoleh akses penuh ke pasar Indonesia tanpa tarif, serta komitmen pembelian senilai USD15 miliar untuk energi, USD4,5 miliar produk pertanian, dan 50 unit pesawat Boeing.

Perjanjian ini juga memuat tarif penalti untuk barang transhipment asal China yang masuk lewat Indonesia. Adapun total perdagangan Indonesia-AS tahun lalu mencapai hampir USD 40 miliar, dengan defisit barang bagi AS sebesar USD18 miliar, didominasi oleh produk seperti minyak sawit, alat elektronik, ban mobil, dan udang beku. Pemerintah Indonesia menyatakan tengah menyiapkan pernyataan bersama yang akan merinci skema tarif dan ketentuan non-tarif.

 

 

Prediksi IHSG

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam Kiwoom Research menyebutkan, secara teknikal ini menimbulkan pertanyaan apakah tenaga bullish masih cukup kuat untuk buat IHSG tembus resistance kritikal 7.150, demi meloloskan jalannya ke target jangka pendek di 7.200-7.240.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, penguatan IHSG mampu berada di atas moving average (MA) 200 harian dan mencapai target minimal yang diberikan pada Selasa pekan ini.

Herditya mengatakan, saat ini posisi IHSG diperkirakan berada pada akhir wave (b) dari wave [b] pada label hitam, sehingga meskipun menguat akan relatif terbatas menguji area 7.177.

“Pada label merah, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji resistance kuatnya di 7.2407.476,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.049,6.994 dan level resistance 7.143,7.191 pada Selasa pekan ini.

Rekomendasi Saham

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Kiwoom Research memilih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Trading Idea

BBRI

Entry Buy          : 3.750 – 3.880

Target Price      : 4.030 – 4.180

Support            : 3.660 – 3.750

Cut loss : 3.640

 

BTPS

Entry Buy          : 1.380 – 1.430

Target Price      : 1.490 – 1.550

Support            : 1.355 – 1.380

Cut loss : 1.345

 

SCMA

Entry Buy          : 156 – 162

Target Price      : 169 – 176

Support            : 154 – 156

Cut loss : 152

 

SRTG

Entry Buy          : 1.630 – 1.690

Target Price      : 1.760 – 1.830

Support            : 1.595 – 1.630

Cut loss : 1.585

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya