Liputan6.com, Jakarta Barcelona terus mencari sosok winger kiri baru usai gagal mendapatkan Nico Williams. Dengan keputusan Williams untuk bertahan di Athletic Bilbao, Blaugrana kini mengalihkan perhatian ke dua nama utama: Luis Diaz dan Marcus Rashford.
Luis Diaz menjadi target utama Direktur Olahraga Deco, namun peluang merekrut winger Liverpool itu menipis karena Bayern Munchen turut mengincarnya. Kondisi ini membuat Rashford kini jadi opsi yang lebih realistis.
Advertisement
Kesepakatan dengan Manchester United disebut lebih mudah dicapai. Rashford pun dikabarkan sangat ingin bergabung dengan juara La Liga itu musim panas ini.
Rashford Siap Turunkan Gaji Demi Barcelona
Pelatih Hansi Flick telah memberikan lampu hijau kepada manajemen klub untuk mendatangkan Rashford. Barcelona berharap bisa merekrutnya lewat skema pinjaman dengan opsi pembelian permanen pada musim depan.
Rashford sendiri dilaporkan siap melakukan penyesuaian besar terhadap gajinya. Ia bersedia menurunkan nilai kontraknya agar Barcelona dapat mengakomodasi kedatangannya dalam batas gaji yang berlaku.
Negosiasi personal antara kedua pihak diyakini akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan. Kedekatan ini membuat peluang Rashford ke Camp Nou semakin terbuka lebar.
Sikap Rashford Bikin Manchester United Terjepit
Pemain berusia 27 tahun itu dikabarkan hanya ingin pindah ke Barcelona. Ia tak tertarik dengan opsi klub lain, selama peluang ke Camp Nou masih terbuka.
Situasi ini membuat frustrasi Manchester United, yang sejatinya ingin menjual Rashford demi mendapatkan dana segar untuk belanja pemain. Namun, minimnya kontrol atas keinginan sang pemain membuat posisi mereka lemah.
Bagi Barcelona, sikap Rashford ini menjadi keuntungan besar. Dengan komitmen sang pemain dan restu dari Flick, transfer ini kini tinggal menunggu tercapainya kesepakatan formal.
Di sisi lain, bagi MU, daya tawar mereka dalam negosiasi ini sangat lemah. Mau tak mau, dalam skenario terburuk, MU mungkin harus membayar cukup mahal hanya untuk melepas Marcus Rashford.