Liputan6.com, Jakarta - Seorang regulator sekuritas terkemua di Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagai pendukung industri kripto menilai, model baru untuk perdagangan sekuritas yang dikenal sebagai “tokenisasi” tetap harus memenuhi peraturan untuk sekuritas lainnya.
Mengutip Channel News Asia, ditulis Kamis (10/7/2025), Komisioner Partai Republik di Komisi Sekuritas dan Bursa atau the Securities and Exchange Commission (SEC), Hester Peirce yang dijuluki sebagai ibu kripto menuturkan, sehebat apapun teknologi blockchain, tidak memiliki kemampuan magis untuk mengubah sifat aset yang mendasarinya. “Sekuritas yang ditokenisasi tetaplah sekuritas,” ujar dia.
Advertisement
Tokenisasi ekuitas adalah proses di mana saham suatu perusahaan dikonversi menjadi token digital, mirip dengan cara kripto diperdagangkan. Alih-alih memegang sekuritas secara langsung, investor memegang token yang mewakili kepemilikan sekuritas tersebut.
Token semacam itu dapat dibuat oleh penerbit sekuritas itu sendiri, atau oleh pihak ketiga yang sama sekali tidak terkait. “Siapa pun yang membeli token pihak ketiga dapat menghadapi risiko yang unik,” kata dia.
Perusahaan kripto dan perusahaan lainnya semakin gencar membahas prospek tokenisasi sekuritas sebagai cara baru untuk memfasilitasi perdagangan.
Baru-baru ini Coinbase mengatakan kepada Reuters kalau sedang mengupayakan lampu hijau dari SEC untuk menawarkan saham berbasis blockchain.
Ketua SEC Paul Atkins menuturkan, dalam sebuah wawancara CNBC pekan lalu, lembaga tersebut harus mendorong inovasi ketika ditanya tentang prospek tokenisasi sekuritas.
Para kritikus mengatakan, teknologi baru ini dapat menjadi cara untuk menghindari pengawasan SEC dan mengekspos investor ritel terhadap risiko baru.
Mengutip indodax.com, bagi investor, sekuritas menjadi instrument untuk menanamkan modal dengan harapan mendapatkan keuntungan.
Selain itu, sekuritas juga merupakan instrument keuangan yang mewakiliki kepemilikan, klaim utang, hak lainnya yang dapat diperdagangkan di pasar modal. Sekuritas biasanya diterbitkan oleh perusahaan dan pemerintah untuk menghimpun dana dari investor. Di Indonesia, sekuritas juga disebut sebagai efek.
Ketua SEC Baru Paul Atkins Janji Reformasi Radikal Aturan Kripto, Siap Bawa AS Pusat Investasi Dunia
Sebelumnya, Paul Atkins resmi memangku jabatan pimpinan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dalam upacara pelantikan yang diadakan minggu lalu.
Presiden Donald Trump memuji latar belakang Atkins di sektor kripto pada acara tersebut, menekankan peran sebelumnya.
“Paul Atkins juga pernah menjadi pemimpin dalam industri kripto dan blockchain yang tengah berkembang dan menjabat sebagai wakil ketua Digital Chambers Token Alliance.” jelas Trump dikutip dari bitcoin, Senin (28/4/2025).
Ia menambahkan, bahwa Atkins kemampuan mewujudkan apa yang diharapkan oleh industri kripto.
“Dia orang yang tepat untuk memimpin lembaga ini di saat para inovator kripto sangat membutuhkan kepastian regulasi dan aturan main yang jelas.” kata Donald Trump.
Paul Atkins diharapkan bisa mengakhiri penggunaan SEC sebagai senjata dan menghentikan praktik penegakan hukum yang melanggar hukum yang terjadi selama pemerintahan Biden.
Berbicara setelah mengambil sumpah, Atkins menggarisbawahi perubahan tajam dalam prioritas regulasi.
“Jadi sebagai pimpinan SEC, saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa ini adalah hari yang baru,” ungkapnya.
“Sudah saatnya SEC mengakhiri kenakalannya dan kembali ke misi inti yang ditetapkan Kongres yaitu perlindungan investor, pasar yang adil, tertib, dan efisien, serta pembentukan modal.”
Prioritas Utama
Ia berjanji untuk melindungi investor dari praktik penipuan, menjaga netralitas politik dalam penegakan hukum, dan menetapkan pedoman transparan yang mendorong pertumbuhan ekonomi.
Prioritas utama kepemimpinan Atkins adalah menyediakan landasan regulasi yang kuat untuk aset digital melalui pendekatan yang rasional, koheren, dan berprinsip.
"Kami akan bekerja untuk memastikan bahwa Amerika Serikat adalah tempat terbaik dan teraman di dunia untuk berinvestasi dan berbisnis," jelas dia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.