Catat Rekor Mahasiswa Asing Aktif Terbanyak, Jaringan Presuniv Sudah di 40 Negara

President University (Presuniv) kembali menorehkan prestasi sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa asing aktif terbanyak di Indonesia.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 10 Juli 2025, 19:03 WIB
Catat Rekor Mahasiswa Asing Aktif Terbanyak, Jaringan Presuniv Sudah di 40 Negara (doc: Presuniv)

Liputan6.com, Jakarta President University (Presuniv) kembali menorehkan prestasi sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa asing aktif terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data Izin Belajar dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), dari total 5.628 mahasiswa asing yang saat ini menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di tanah air, sebanyak 439 mahasiswa (7,8 persen) memilih Presuniv sebagai destinasi akademik mereka.

Sejak berdiri pada 2002, Presuniv konsisten menjadikan bahasa Inggris sebagai Medium of Communication dalam seluruh aktivitas pembelajaran. Strategi ini menjadi daya tarik utama bagi mahasiswa internasional. Jika di tahun pertama mereka hanya menerima mahasiswa asing dari dua negara, kini jejaring mahasiswa dan alumni Presuniv telah meluas hingga lebih dari 40 kebangsaan.

“Tahun ini mahasiswa asing kami berasal dari 13 negara, dan akan terus bertambah seiring adanya pendaftaran baru,” ujar Rektor Presuniv, Handa S. Abidin, S.H., LL.M., Ph.D.

Saat ini mahasiswa internasional aktif di Presuniv tercatat datang dari 23 negara, dan bila digabungkan dengan alumni, totalnya mencapai 32 negara.

“Ini adalah salah satu keunggulan yang membuat Presuniv sulit disaingi oleh kampus lain di Indonesia,” tambah Handa.

Tersebar di berbagai fakultas

Para mahasiswa asing tersebut tersebar di tujuh fakultas: Fakultas Bisnis, Hukum, Ilmu Sosial dan Edukasi, Kedokteran, Komputer, Teknik, serta Seni, Desain, dan Arsitektur. Mereka belajar di 20 program sarjana, satu program profesi, dan tiga program magister yang ditawarkan Presuniv.

Selain memperkuat hard skills di bidang akademik, kampus ini juga menekankan pentingnya soft skills seperti kepemimpinan, kolaborasi, serta sensitivitas lintas budaya. Lingkungan multikultural memungkinkan mahasiswa domestik dan internasional berinteraksi tanpa hambatan linguistik, sekaligus memperluas jaringan profesional mereka hingga ke kancah global.

Rutin menggelar program beratmosfer internasional

Sebagai bagian dari upaya memperkuat atmosfer internasional, Presuniv rutin menggelar program seperti President University Ambassador Lecture (PUAL) dan President University Global Talks. Acara ini menghadirkan duta besar, pejabat organisasi internasional, hingga praktisi global untuk membahas isu-isu dunia terkini.

“Presuniv berkomitmen menjaga kualitas pendidikan yang mampu bersaing dengan universitas-universitas top dunia,” tegas Handa.

Dengan pendekatan ini, Presuniv tidak hanya menjadi kampus pilihan bagi mahasiswa asing, tetapi juga mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dan peluang di pasar kerja global.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya