Liputan6.com, Cilacap - Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, banyak orang yang mencari cara untuk meningkatkan rezeki dan karier mereka.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan amalan-amalan spiritual dan ritual-ritual tertentu yang diyakini dapat membawa keberkahan dan kesuksesan.
Advertisement
Ustadz Adi Hidayat (UAH), memberikan resep ampuh yang dapat membantu meningkatkan rezeki dan karier seseorang.
Menurut UAH, dengan melakukan amalan-amalan tertentu dan menjalankan ritual-ritual yang tepat, seseorang dapat memperoleh keberkahan dan kesuksesan dalam hidupnya.
Lantas amalan apa yang menyebabkan seorang muslim memiliki rezeki lancar serta karier cemerlang? Simak ulasannya di bawah ini.
Simak Video Pilihan Ini:
Lakukan Amalan Ini Seumur Hidup
Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan penjelasan tentang pentingnya menjalankan amalan-amalan spiritual dalam kehidupan sehari-hari selama hidupnya. Menurut UAH, dengan menjalankan amalan-amalan tersebut, seseorang dapat mengalami perubahan positif dalam kehidupannya.
UAH mengajak orang-orang untuk mencoba menjalankan amalan-amalan tersebut dan melihat sendiri perubahan apa yang terjadi dalam kehidupan mereka. UAH juga memberikan jaminan bahwa amalan-amalan tersebut dapat membawa keberkahan dan kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bisnis, pekerjaan, dan karir.
“Selama hidup tunaikan saja, kalau bisa coba saja, nanti lihat perubahan apa yang terjadi dalam kehidupan,” papar UAH, dikutip dari tayangan YT Jalan Ibadah, Rabu (09/07/25).
“Demi Allah, saya katakan, silahkan coba,” sambungnya.
“Saya berikan ijazah amalan dari guru-guru kami, kalau bisnis, kalau bekerja, itu lebih lancar dan dilindungi oleh Allah, berkah,” paparnya.
“Kalau di birokrasi, di kedudukan, di apapun itu diangkat oleh Allah SWT dengan cara yang baik dan terhormat, karirnya di semua aspek,” tegasnya.
Amalan agar Rezeki Lancar dan Karier Cemerlang
UAH memberikan penjelasan tentang amalan sholat yang dapat membantu meningkatkan rezeki dan karir seseorang. Menurut UAH, amalan sholat yang dimaksud bukanlah sholat biasa, melainkan sholat yang memiliki jumlah rakaat tertentu.
UAH menyarankan untuk menjaga sholat sebanyak 40 rakaat, yang terdiri dari beberapa jenis sholat, yaitu: 17 rakaat sholat fardhu (wajib), 12 rakaat sholat rawatib (sunnah), dan 11 rakaat sholat Tahajjud (malam).
“Satu sholat amalannya, bukan yang biasa, kalau bisa jaga yang 40 rakaat yang sering saya sampaikan,” terangnya.
“17 rakaat yang sholat fardlu, 12 rakaat rawatib, 11 rakaat yang Tahajjud, jumlahnya 40,” imbuhnya.
Penulis: Khazim Mahrur / Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul