58 RT di Jakarta Masih Terdampak Banjir

Banjir Jakarta masih menjadi masalah utama di 2025. Artikel ini membahas penyebab, dampak, dan upaya penanggulangan banjir Jakarta berdasarkan data terkini.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 07 Juli 2025, 12:43 WIB
Sementara itu, berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang diperbaharui pada pukul 12:00 WIB, masih terdapat 51 RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang tergenang. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat jumlah Rukun Tetangga (RT) yang terdampak banjir berkurang pada Senin siang (7/7/2025).

Data terakhir pada pukul 11.00 WIB, tersisa 58 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sampai 100 sentimeter.

"Update info terkini genangan pada pukul 11.00 WIB BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 58 RT," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis Senin.

Wilayah terparah tercatat di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Di Jakarta Timur, genangan merendam 26 RT di Kelurahan Kampung Melayu, Cawang, dan Cipinang Melayu.

Sementara di Jakarta Pusat, air setinggi 30 hingga 40 sentimeter membanjiri 17 RT di Kelurahan Karet Tengsin akibat luapan Kali Krukut.

Terkait hal ini, Petugas BPBD, Dinas SDA, dan Damkar terus berupaya melakukan penyedot air menggunakan pompa dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucap dia.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tandas dia.

 

Berikut Data Wilayah Terdampak:

Jakarta Barat:

Total 7 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Rawa Buaya: 5 RT, ketinggian air 30–70 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

• Kelurahan Kembangan Selatan: 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

• Kelurahan Kembangan Utara: 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.

Jakarta Pusat:

Total 17 RT terdampak di Kelurahan Karet Tengsin:

• Ketinggian air 30–40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.

Jakarta Selatan:

Total 8 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Tanjung Barat: 1 RT, ketinggian air 40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Pengadegan: 2 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Jati Padang: 1 RT, ketinggian air 80 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan PHB Sarua.

• Kelurahan Pejaten Timur: 4 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

 

Jakarta Timur:

Total 26 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian air 40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Cawang: 7 RT, ketinggian air 80 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Cipinang Melayu: 15 RT, ketinggian air 70–100 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter Hulu.

Jalan-jalan yang sempat tergenang namun kini sudah surut:

1. Jalan Adi Karya, Kelurahan Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

2. Gang H. Musanif, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.

3. Jalan Cipinang Indah (depan SMK Penabur), Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Wilayah yang Sudah Surut dan Lokasi Pengungsian

Wilayah yang sudah surut:

1. Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT.

2. Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT.

3. Kelurahan Pela Mampang: 12 RT.

4. Kelurahan Rawajati: 7 RT.

5. Kelurahan Bidara Cina: 14 RT.

6. Kelurahan Cipinang Muara: 2 RT.

Lokasi pengungsian beserta jumlah pengungsi:

• Masjid Jami Al Khaer: 10 KK, 20 jiwa.

• Mushala Kelurahan Kedoya Selatan: 12 KK, 37 jiwa.

• Masjid Al Muhajirin: 22 KK, 79 jiwa.

• Masjid Al Ridwan & Mushala Sabili: 23 KK, 75 jiwa.

• Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina: 33 KK, 137 jiwa.

• Masjid Jami Ittihadul Ikhwan: 24 KK, 74 jiwa.

• SDN 01/02 Kampung Melayu: 37 KK, 119 jiwa.

• Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang: 11 KK, 30 jiwa.

• Masjid Al Muqorobbin: 35 KK, 116 jiwa.

• Masjid Al Hidayah: 8 KK, 31 jiwa.

• Posko Pengungsi Tenda BPBD: 7 KK, 28 jiwa.

• Masjid Universitas Borobudur: 24 KK, 81 jiwa.

• RW 10: 14 KK, 53 jiwa.

Infografis Banjir Jabodetabek. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya