Bagi Fans Liverpool, Diogo Jota Lebih Hebat dari Figo!

Diogo Jota, penyerang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di usia 28 tahun.

oleh Asad ArifinDiperbarui 04 Juli 2025, 11:17 WIB
Pemain depan Liverpool asal Portugal, Diogo Jota mengangkat trofi Liga Premier pada akhir pertandingan melawan Crystal Palace di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 25 Mei 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Diogo Jota, penyerang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di usia 28 tahun. Kabar tragis ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan setim, serta jutaan penggemarnya di seluruh dunia.

Jota bukan sekadar pemain bagi Liverpool. Ia adalah sosok yang dicintai, dikenang lewat gol-gol indah serta dedikasinya yang tak tergoyahkan di atas lapangan. Tak heran, suporter The Reds menciptakan lagu khusus untuk menghormatinya, nyanyian yang kini terasa jauh lebih emosional dari sebelumnya.

Lagu itu, yang biasanya dinyanyikan dengan penuh semangat di Anfield, kini punya makna yang berbeda. Apakah lagu ini akan berhenti dinyanyikan, atau justru terus dikumandangkan sebagai bentuk cinta abadi? Jawabannya mungkin hanya bisa ditemukan di hati para pendukung Liverpool.

Dengan lirik yang sederhana dan melodi yang mudah diingat, lagu tersebut menyimpan kisah besar di baliknya. Lagu ini terinspirasi dari chant suporter River Plate, yang kemudian diadaptasi menjadi penghormatan penuh kebanggaan untuk "putra Portugal yang lebih hebat dari Figo".


Lirik Lagu Diogo Jota – Better than Figo

Pemain depan Liverpool asal Portugal, Diogo Jota melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris melawan West Ham United di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 25 September 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Oh, he wears the number 20,

He will take us to victory,

And when he’s running down the left wing,

He’ll cut inside and score for LFC.

He’s a lad from Portugal,

Better than Figo don’t you know,

Oh, his name is Diogo!

Lagu ini awalnya dinyanyikan dengan penuh sukacita untuk merayakan setiap momen manis Jota di Anfield. Kini, lagu yang sama berubah menjadi bentuk penghormatan yang sarat kenangan, mengingatkan kita betapa berharganya sosok Jota di mata para penggemar Liverpool.

Melodinya diambil dari lagu Bad Moon Rising milik Creedence Clearwater Revival, lalu diaransemen ulang dengan semangat khas suporter sepak bola. Meski versi aslinya dipopulerkan oleh fans River Plate, Liverpool menghadirkan makna baru lewat sosok Jota.

Setiap bait dalam lagu ini menggambarkan kualitas luar biasa Jota, kelincahannya di sisi sayap, ketajamannya di depan gawang, serta kemampuannya menghadirkan harapan kemenangan. Kalimat "lebih hebat dari Figo" bukan sekadar sanjungan, tetapi keyakinan bahwa Jota adalah legenda sejati bagi mereka.

Lanjut Baca:

Mei 2025 menjadi bulan penuh kenangan bagi Jota dan Liverpool. Saat The Reds merayakan keberhasilan menjuarai Premier League, seluruh skuad mendapat sambutan hangat dari para suporter di Kop. Namun, momen paling menyentuh terjadi ketika lagu untuk Jota dinyanyikan bersama-sama. Ia berjalan ke arah tribun, mengangkat scarf sambil tersenyum bahagia. Tak ada yang menyangka, itulah penampilan terakhirnya di Anfield. Lagu yang biasa dinyanyikan dengan gegap gempita, kini terasa seperti lagu perpisahan. Jamie Webster, musisi favorit para pendukung Liverpool, bahkan pernah membawakan versi akustik lagu ini di Melwood. Tragisnya, sebulan sebelum insiden nahas itu terjadi, Jota sempat tampil secara virtual di acara Webster dan berkata kepada fans agar menyanyikan lagunya “lebih kencang” untuk sang juara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya