Direktur RS Indonesia Tewas Dibunuh Israel, MER-C: Marwan al-Sultan Berdedikasi Tinggi bagi Warga Gaza

Tewasnya Marwan menambah panjang daftar tenaga medis yang dibunuh Israel di Gaza.

oleh Khairisa FeridaDiperbarui 03 Juli 2025, 01:22 WIB
Direktur Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Gaza Utara Dokter Marwan al-Sultan. (Dok. Tangkapan layar dari video yang diunggah MER-C Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka kembali datang dari Gaza. Demikian MER-C Indonesia mengawali pernyataan tentang tewasnya Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dokter Marwan al-Sultan.

"Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan, syahid bersama anggota keluarganya dalam serangan udara Israel yang menghantam kediamannya, di kawasan Tal al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, Rabu (2/7/2025)," demikian pernyataan MER-C Indonesia yang diunggah di akun media sosialnya.

Informasi yang diterima MER-C Indonesia, total sembilan warga Palestina tewas dalam serangan tersebut dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

"Dengan penuh duka yang mendalam, saya sampaikan berita yang memilukan tentang gugurnya dr. Marwan al-Sultan dan keluarganya, setelah terjadi serangan langsung di rumah mereka," ujar relawan lokal MER-C di Gaza seperti disebutkan dalam pernyataan yang sama.

"Hati kami dipenuhi duka dan kata-kata tidak dapat mengungkapkan besarnya kehilangan ini. Semoga Allah merahmati jiwa mereka, menganugerahkan mereka tempat terbaik di surga, dan memberikan ketabahan bagi semua yang mengenal dan mencintai mereka."

Marwan al-Sultan, menurut MER-C Indonesia, merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, khususnya selama masa-masa krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

"Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi rekan-rekan sejawat, namun juga bagi para pasien dan seluruh masyarakat Gaza yang mengenalnya. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan tempat terbaik di sisi-Nya bagi dr. Marwan dan keluarganya," sebut MER-C Indonesia.

 

Bukan WNI

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Judha Nugraha mengonfirmasi bahwa Marwan bukan WNI.

"Kami memonitor pemberitaan mengenai wafatnya dr. Marwan al-Sultan, Direktur RS Indonesia di Gaza. Kami turut berduka atas wafatnya dr. Marwan Al Sultan. Almarhum bukan warga negara Indonesia," tutur Judha dalam pesan tertulis kepada awak media.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya